Jangan Minder! Melki Warning Kontingen NTT: Tunjukkan Karakter, Kibarkan Nama Daerah di Jamnas

oleh -19 Dilihat
Gubernur NTT Lepas Peserta Jambore Nasional XII di Cibubur 2026 (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan peringatan tegas kepada kontingen Pramuka NTT yang akan berlaga di Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Ia menekankan agar para peserta tidak merasa minder dan justru tampil penuh percaya diri membawa nama daerah di panggung nasional.

Pesan keras itu disampaikan Gubernur Melki saat memimpin Upacara Pelepasan Kontingen Daerah NTT di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Kamis (6/8/2026) sore. Meski disampaikan secara daring melalui Zoom, arahannya sarat penegasan bahwa Jamnas bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Jangan pernah merasa rendah diri. Anak-anak NTT harus tampil percaya diri, tunjukkan karakter, dan buktikan bahwa kita mampu bersaing dengan siapa pun,” tegas Melki.

Ia menegaskan, Jambore Nasional merupakan ajang strategis untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan kebangsaan, sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka dari seluruh Indonesia. Namun lebih dari itu, momentum ini menjadi panggung pembuktian jati diri generasi muda NTT.

“Ini bukan sekadar perkemahan. Ini adalah panggung untuk menunjukkan siapa kita. Tampilkan identitas NTT sebagai daerah yang kaya budaya, penuh semangat, dan menjunjung tinggi kebhinekaan,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong seluruh peserta agar berani tampil, disiplin, dan menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan, serta mematuhi arahan para pembina.

“Kalian membawa nama besar NTT. Jaga sikap, jaga kesehatan, dan saling menjaga satu sama lain. Tunjukkan bahwa anak-anak NTT punya karakter kuat dan siap bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.

Kepada para pembina dan pimpinan kontingen, Melki menitipkan tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh peserta mendapat pendampingan maksimal selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA:  NTT Masuk Kategori Zona Merah HIV/AIDS, Gubernur Melki Laka Lena Bersama KPA Bahas Strategi Penanggulangannya

“Saya titipkan anak-anak kita. Dampingi dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang. Pastikan mereka aman, sehat, dan bisa mengikuti seluruh kegiatan dengan baik,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk, melaporkan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 756 orang dari 22 kabupaten/kota se-NTT. Ia memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal.

“Anak-anak NTT tidak lebih rendah dari peserta dari daerah lain. Mereka punya kemampuan yang sama. Yang penting percaya diri dan berani tampil,” tegasnya.

Salah satu peserta, Anggelina Ubasari dari Kabupaten Flores Timur, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kontingen NTT. Ia berharap dapat menambah pengalaman sekaligus membawa nama baik daerah.

“Senang sekali bisa ikut jambore ini. Saya ingin belajar banyak hal baru dan bertemu teman-teman dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam Jambore Nasional XII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi NTT berharap generasi muda semakin matang secara karakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan daerah.

Dengan pesan tegas “jangan minder”, kontingen NTT kini membawa misi besar: membuktikan bahwa generasi muda dari timur Indonesia mampu berdiri sejajar dan bersinar di panggung nasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.