Pimpin HKTI NTT, Nando Soares Janji Kawal Kepentingan Petani hingga Pelosok

oleh -35 Dilihat
Ketua HKTI NTT, Fernando Soares. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Fernando O. Soares terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nando Soares mendapat dukungan mayoritas pengurus HKTI kabupaten dan kota dalam proses pemilihan yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Selasa (15/9/2026).

Usai terpilih, Nando menegaskan komitmennya untuk menjadikan HKTI sebagai organisasi yang benar-benar hadir dan memperjuangkan kepentingan para petani di seluruh NTT.

“Hari ini melakukan pemilihan ketua untuk Provinsi NTT dan hampir seluruh pengurus kabupaten dan kota meminta saya sebagai Ketua HKTI NTT dan saya memutuskan untuk menerima,” ujar Nando kepada sejumlah media.

Menurut Wakil Ketua DPRD NTT tersebut, keberadaan HKTI sangat penting karena sebagian besar masyarakat NTT menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian.

“Kami merasa bahwa HKTI ini penting karena hampir 50 persen masyarakat kita adalah petani. Kami akan selalu hadir bersama masyarakat petani,” katanya.

Nando mengatakan, HKTI NTT ke depan akan memberikan perhatian dan pendampingan agar para petani dapat meningkatkan kapasitas serta kesejahteraannya.

“Kita memberikan perhatian supaya petani kita bisa naik kelas. Apalagi di masa pemerintahan Presiden Prabowo menaruh perhatian yang besar untuk pertanian. Hari ini ada program swasembada pangan yang menaruh perhatian besar bagi pertanian,” jelasnya.

Selain pendampingan, HKTI NTT juga akan menjalankan fungsi advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani, baik terkait produksi, sarana pertanian maupun persoalan lainnya.

“Kami HKTI akan bersama para petani. Kita membantu masyarakat dan mengadvokasi,” tegas Nando.

Sebagai langkah awal setelah pelantikan pengurus, HKTI NTT berencana melakukan road show ke 22 kabupaten/kota di NTT. Langkah tersebut dilakukan untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi petani di setiap daerah.

BACA JUGA:  NTT Masuk Lima Besar Penerima Penghargaan Swasembada, Gubernur Melki Perkuat Mekanisasi Pertanian

Dalam proses pemilihan tersebut, persoalan petani di wilayah Flores yang terdampak gempa juga turut menjadi perhatian. Nando menyebut bencana gempa menyebabkan sejumlah infrastruktur irigasi mengalami kerusakan sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

“Tadi juga sempat menyinggung saudara-saudara kita di Flores yang tertimpa gempa. Ada irigasi yang rusak akibat gempa sehingga petani tidak bisa bekerja. Kita akan melakukan pendampingan,” pungkasnya.

Nando menegaskan, HKTI NTT akan berupaya memastikan kepentingan petani menjadi perhatian utama, termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian serta pemulihan sektor pertanian di wilayah yang terdampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.