NTT Disebut Layak Jadi Bali Kedua, Pemprov Siap Tindaklanjuti Usulan Penerbangan Internasional Kupang-Darwin

oleh -694 Dilihat
Ketua Umum KAI Siti Jamilah Lubis dan Kepala Biro Hukum Setda NTT,

Suarantt.id, Kupang-Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI), Siti Jamilah Lubis, menilai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan, bahkan layak disebut sebagai “Bali Kedua” di Indonesia.

Potensi tersebut, menurutnya, terlihat dari kekayaan alam, keindahan laut, hingga kuliner khas daerah yang mampu menarik minat wisatawan.

Hal itu disampaikan Siti Lubis memberi sambutan dalam acara pelantikan Ketua KAI NTT periode 2026-2031 di Hotel Kristal Kupang pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia mengaku terkesan dengan kondisi alam NTT yang dinilai masih bersih dan alami. Bahkan, pengalaman menikmati kuliner lokal semakin menguatkan pandangannya bahwa sektor pariwisata NTT sangat potensial untuk dikembangkan secara serius.

“NTT ini potensinya sangat bagus, dari alam sampai kulinernya. Tadi saya sempat makan siang di salah satu restoran, makanannya enak. Ini bisa menjadi daya tarik seperti Bali,” ujarnya.

Untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata, Siti Lubis secara khusus mengusulkan agar pemerintah membuka kembali rute penerbangan internasional langsung dari Darwin, Australia, ke Kupang.

Menurutnya, konektivitas udara menjadi kunci penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT.

Dia mengungkapkan, sebelumnya pernah ada penerbangan langsung dari Darwin ke NTT sekitar satu dekade lalu. Namun saat ini rute tersebut sudah tidak lagi beroperasi. Padahal, dengan jarak tempuh yang relatif singkat, yakni sekitar satu setengah jam, peluang mendatangkan wisatawan dari Australia sangat terbuka.

“Coba dibicarakan dengan pemerintah pusat, khususnya Menteri Pariwisata, agar rute Darwin ke NTT bisa dibuka kembali. Turis dari Darwin tidak hanya ke Bali, tetapi juga bisa ke NTT,” katanya.

Siti Lubis juga menegaskan komitmen KAI untuk mendukung pengembangan daerah, termasuk dalam hal pendampingan hukum jika diperlukan. Ia berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun pelaku pariwisata, dapat bersinergi untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki NTT.

BACA JUGA:  Kejar PAD Rp2,8 Triliun, Anggota Fraksi PKB Dorong Sekda NTT Figur Muda Berpengalaman Kelas Nasional

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi NTT, Odermaks Sombu, yang mewakili Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti usulan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa rute penerbangan langsung Darwin-Kupang memang pernah ada pada belasan tahun lalu, namun terhenti sejak peristiwa jajak pendapat Timor Timur pada 1999. Meski demikian, upaya untuk membuka kembali konektivitas udara internasional kini tengah dibahas.

“Pesan dari Ketua Umum KAI akan kami sampaikan kepada Gubernur untuk ditindaklanjuti. Beberapa waktu terakhir juga sudah ada pembahasan terkait pembukaan kembali rute Kupang-Dili dan Darwin-Kupang,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta pihak terkait lainnya guna merealisasikan rencana tersebut.

Dukungan berbagai pihak dinilai sangat penting untuk membuka kembali akses internasional yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan potensi besar yang dimiliki, NTT diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap destinasi wisata nasional, tetapi mampu berdiri sejajar dengan Bali sebagai tujuan utama wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.