Pemkot Kupang dan Kanwil DJPb NTT Bahas Percepatan Realisasi Anggaran dan Penguatan Kerja Sama

oleh -1041 Dilihat
Wali Kota Kupang Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb NTT. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adi Setiawan, pada Kamis (10/7/25) di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait percepatan realisasi anggaran di Kota Kupang.

Dalam kunjungan tersebut, Adi Setiawan didampingi oleh Kepala Bidang Sistem Manajemen Kas dan Instrumen (SKKI) Delfiana Lase, Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran II Eddy Purwanto, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kupang, Jackson Jimmy A. Tunliu, SE., MM.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan ini adalah rendahnya serapan anggaran pada sektor-sektor prioritas, khususnya bidang pendidikan. Kepala Bidang SKKI, Delfiana Lase, menyoroti belum adanya kontrak dan realisasi operatif pada sektor PAUD dan SD. “Sebaliknya, dana perlindungan perempuan dan anak justru sudah mencapai 100 persen. Ini bisa menjadi contoh keberhasilan yang patut ditiru,” ujarnya.

Delfiana juga mendorong percepatan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik serta Dana BOS, dan berharap agar Kota Kupang dapat meningkatkan performa anggaran, bahkan melampaui daerah lain seperti Kabupaten Alor.

Kepala Kanwil DJPb NTT, Adi Setiawan, mengingatkan pentingnya efektivitas waktu dalam pelaksanaan program. “Jika tidak segera direalisasikan, anggaran yang sudah terkontrak bisa menjadi beban bagi APBD. Selain itu, rekonsiliasi pajak juga harus dipercepat karena berdampak langsung pada pendapatan daerah,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas masukan DJPb NTT. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan meminta jajaran terkait segera menindaklanjuti catatan yang ada. “Saya minta dalam dua hingga tiga hari ke depan sudah ada progres laporan yang jelas,” tegas Wali Kota.

BACA JUGA:  Kejati NTT Gelar Rakor Tertutup Bersama Ketua DPP FKPTT Bahas Pemanfaatan 2.100 Rumah Eks Pejuang Timtim

Dalam kesempatan itu, turut dibahas pula kerja sama antara Pemkot Kupang dengan pihak perbankan, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bank KB Bukopin dalam penanganan sampah melalui bantuan kontainer dan motor pengangkut.

“Kami sangat menghargai kontribusi KB Bukopin. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan diperluas,” ujarnya. Menanggapi hal ini, Adi Setiawan menegaskan bahwa perubahan nama dari Bukopin menjadi KB Bukopin tidak akan mempengaruhi kerja sama yang telah terjalin. “Yang penting adalah komunikasi dan koordinasi tetap berjalan lancar,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Wali Kota kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program dan memastikan serapan anggaran berjalan optimal. “Tidak boleh ada program yang terlambat. Setiap rupiah dari anggaran harus digunakan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.