Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Kupang di ruang kerjanya pada Kamis (10/7/2025). Audiensi ini menjadi momen strategis untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas rencana kerja PTMSI dalam mengembangkan olahraga tenis meja di Kota Kupang.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PTMSI Kota Kupang, Ambrosius Kodo, didampingi Wakil Sekretaris Ken Djami, Bendahara I Leny Rani, Bendahara II Ros Kase, serta anggota Bidang Organisasi dan Hukum, Frieds Frans.
Dalam pemaparannya, Ambrosius menyampaikan sejumlah program prioritas, termasuk pembentukan cabang olahraga tenis meja di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang baru saja dibentuk pada tahun ajaran ini. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang PTMSI untuk menumbuhkan minat serta membina bakat generasi muda sejak dini.
“Target kami menjadikan Kota Kupang sebagai pusat pengembangan tenis meja di NTT dan mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan di ajang PON 2028,” jelas Ambrosius.
Selain itu, PTMSI juga tengah merancang pelatihan pelatih bersertifikat dengan menggandeng instruktur dari Pengurus Besar PTMSI Jakarta. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat sistem pembinaan atlet secara profesional.
“Pelatih yang berkualitas adalah kunci utama mencetak atlet berprestasi. Kami ingin memberikan pelatihan resmi agar pembinaan berjalan lebih terstandar,” imbuhnya.
PTMSI Kota Kupang juga mengusulkan penyelenggaraan kejuaraan tenis meja bertajuk Wali Kota Cup, yang akan melibatkan klub-klub lokal. Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang pencarian bakat sekaligus wadah promosi tenis meja ke masyarakat luas.
Sebagai bentuk inspirasi, Ambrosius turut membagikan kisah menarik dari Klub TDM, yang memiliki atlet berusia 95 tahun namun masih aktif bertanding. Kisah ini dinilai menjadi bukti bahwa tenis meja adalah olahraga inklusif yang dapat dinikmati lintas generasi.
Menanggapi berbagai inisiatif tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota untuk memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan, baik dalam bentuk anggaran maupun sarana.
“Kami sangat mendukung upaya PTMSI, terutama program pembinaan usia dini, pelatihan pelatih bersertifikat, serta kejuaraan Wali Kota Cup. Pemerintah akan membantu fasilitasi tempat dan membuka peluang kerja sama dengan sponsor,” ujar dr. Christian.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan olahraga seperti ini bisa mendorong partisipasi masyarakat di berbagai cabang olahraga lainnya yang juga potensial, seperti tenis lapangan dan bulu tangkis.
“Olahraga adalah sarana membangun prestasi sekaligus karakter dan kebersamaan. Ke depan, kami ingin agar kegiatan olahraga semakin masif dan inklusif di Kota Kupang,” tutupnya. ***





