Pemkot Kupang Masuk Radar Roadshow Festival UMKM dan Musik Koplo Berskala Nasional

oleh -521 Dilihat
Wawali Kupang Beraudiensi dengan Delegasi Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang masuk dalam radar pelaksanaan Roadshow Festival UMKM dan Musik Koplo Berskala Nasional. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, dengan Delegasi Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama mitra kreatif nasional, yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Selasa (13/1/26).

Turut hadir dalam audiensi tersebut Direktur Utama Do & Done Creative Partner, Penni Octora, serta Tim Kreatif Ardiansyah. Dalam pertemuan itu, Penni Octora menjelaskan bahwa audiensi dilakukan sebagai ajang silaturahmi sekaligus pemaparan rencana Festival UMKM dan Festival Musik Koplo yang telah resmi diluncurkan oleh Menteri UMKM RI bersama Wakil Menteri UMKM.

Menurut Penni, festival tersebut dirancang sebagai roadshow di 10 kota dan 3 negara, dengan tujuan utama mengangkat potensi UMKM lokal serta memperkenalkan kembali musik koplo sebagai bagian dari industri kreatif nasional. Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang, disebut sebagai salah satu wilayah yang dinilai strategis untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“NTT dan Kota Kupang masuk radar kami. Kami ingin mengangkat UMKM daerah sekaligus mengolaborasikan musik lokal NTT dengan musik koplo agar lebih dekat dan diterima oleh generasi muda,” ujar Penni.

Ia menambahkan, setiap pelaksanaan festival akan melibatkan berbagai sponsor nasional seperti BRI, Pertamina, Grab, serta sejumlah BUMN lainnya. Konsep festival dirancang terpadu, menggabungkan konser musik, pameran UMKM, talkshow, hingga ruang kreatif bagi anak muda. Bahkan, selama festival berlangsung, pelaku UMKM juga akan difasilitasi pembuatan badan usaha (CV) secara gratis.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan bahwa Pemkot Kupang sangat terbuka terhadap kegiatan kreatif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

BACA JUGA:  Pengukuhan Bunda Literasi Kota Kupang Jadi Langkah Awal Perkuat Budaya Literasi

“Pemerintah Kota Kupang saat ini fokus mengembangkan UMKM dan menghidupkan ruang-ruang publik melalui event dan festival. Pengalaman kami menunjukkan bahwa konser dan festival musik mampu menggerakkan UMKM, sektor perhotelan, hingga perekonomian kota secara keseluruhan,” ungkapnya.

Serena juga menyinggung keberhasilan program Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang selama ini memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Oleh karena itu, rencana Festival UMKM dan Musik Koplo dinilai sejalan dengan visi Pemkot Kupang dalam memperkuat ekonomi kreatif, memberdayakan pelaku UMKM, serta membuka ruang bagi musisi dan kreator lokal.

Audiensi tersebut turut membahas peluang kolaborasi lanjutan, mulai dari dukungan venue, promosi daerah, pemberdayaan musisi lokal, hingga sinergi program CSR BUMN untuk kegiatan sosial, lingkungan, serta pemberdayaan nelayan dan petani.

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan awal untuk menindaklanjuti rencana kerja sama secara resmi melalui surat dan presentasi lanjutan, baik di tingkat Pemerintah Kota Kupang maupun Kementerian UMKM Republik Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.