Percepat Verval Kopdes Merah Putih, Kadis Koperasi NTT Linus Lusi Pilih “Berkantor di Lapangan”

oleh -95 Dilihat
Kepala Dinas Koperasi NTT Linus Lusi Pantau Sejumlah Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Upaya mempercepat proses verifikasi dan validasi (Verval) Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih terus dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selama tiga pekan terakhir, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Linus Lusi, memilih “berkantor di lapangan” dengan turun langsung menyisir berbagai lokasi pembangunan fisik Kopdes Merah Putih.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kevalidan data sekaligus melihat secara langsung berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pembangunan Kopdes Merah Putih di daerah.

“Saya memilih berkantor di lapangan untuk memastikan kevalidan data dan melihat secara dekat tantangan dan hambatan pembangunan Kopdes Merah Putih untuk dicarikan solusinya,” jelas Linus.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional yang melibatkan sejumlah kementerian serta pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Karena itu, pemantauan terhadap proses aktivasi hingga operasional Kopdes Merah Putih perlu dilakukan secara kolaboratif agar berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan jalan keluarnya.

Pada Rabu, 23 September 2026, Linus bersama tim kembali turun ke lapangan. Didampingi Babinsa Desa Besmarak, Yosua Kanaf, rombongan mendatangi sejumlah lokasi Kopdes Merah Putih di Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, yakni Kopdes Besmarak, Usapi Sonbai, Taloetan dan Bone.

Kopdes Taloetan Sudah 100 Persen

Dari hasil pemantauan, pembangunan galeri fisik Kopdes Merah Putih di Kecamatan Nekamese menunjukkan progres yang berbeda-beda.

Kopdes Merah Putih Taloetan menjadi satu-satunya lokasi yang telah mencapai progres 100 persen dan dinyatakan siap dioperasikan setelah melalui proses validasi oleh Dinas Koperasi.

Sementara itu, pembangunan Kopdes Besmarak masih menghadapi kendala pada pemasangan meteran listrik dengan daya 16.500 VA.

BACA JUGA:  Kunjungi SDN Naikoten 2 dan TK Mutiara, Linus Lusi Dorong Penguasaan Bahasa Daerah dan Inggris

Meskipun pembayaran telah dilunasi, hingga kini sambungan listrik tersebut belum juga terpasang. Kondisi ini berdampak pada sejumlah pekerjaan fisik, termasuk pemasangan atap dan angkur pintu.

Kepala Mandor pembangunan Kopdes Besmarak menjelaskan, pekerjaan fisik baru mencapai 32,52 persen.

“Sudah dijanjikan berulang-ulang dipasang, tetapi hingga kini belum tersambung,” ujarnya.

Berbeda dengan Besmarak, Kopdes Merah Putih Usapi Sonbai telah mencapai progres fisik sekitar 89 persen. Namun, pekerjaan terhenti selama sembilan hari karena keterlambatan material bangunan.

Kepala Desa Usapi Sonbai, Jibrael Humsibu, menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Kupang yang berada di bagian tanah sekolah.

Sementara tenaga kerja yang digunakan dalam pembangunan mayoritas merupakan masyarakat setempat.

Sedangkan Kopdes Merah Putih Bone saat ini masih dalam tahap pengerjaan dinding dengan melibatkan tukang lokal.

Sejumlah Desa Masih Terkendala Lahan

Camat Nekamese, Julia Saraswati, turut menyampaikan kondisi pembangunan Kopdes Merah Putih di wilayahnya.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah desa yang menghadapi persoalan lahan. Salah satunya Desa Oelomin yang hingga kini masih terkendala terkait lokasi pembangunan.

Sementara beberapa desa lainnya seperti Tasikona, Oenif dan Tunfeu telah memiliki lahan, namun pembangunan fisik belum dimulai.

“Kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Kupang,” jelas Julia.

Pemantauan lapangan tersebut dilakukan Kadis Koperasi dan UKM NTT Linus Lusi bersama Kepala Bidang Thobias Mesak, para pejabat fungsional, pendamping Dinas Koperasi Kabupaten Kupang, Babinsa Desa Besmarak Yosua Kanaf serta Ferdinan Boling.

Turun langsung ke lapangan diharapkan dapat mempercepat proses Verval sekaligus memastikan berbagai persoalan teknis maupun administratif Kopdes Merah Putih di tingkat desa dapat segera ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.