Perkuat Aksi Iklim, Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

oleh -105 Dilihat
Bappeda Kota Kupang Gelar Rapat Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang pada Jumat, 25 September 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi risiko perubahan iklim di Kota Kupang terus dilakukan melalui Technical Working Group (TWG) atau Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang.

Melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan para pemangku kepentingan membahas sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan mekanisme koordinasi, pemantauan aksi, pengelolaan data, hingga tindak lanjut bersama dalam mendukung aksi perubahan iklim di tingkat kota.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih kepada CRS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Waktunya sangat tepat karena kita sementara menyusun anggaran murni 2027,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kota Kupang Andre Otta pada 25 September 2026.

Salah satu agenda penting yang dibahas dalam rapat tersebut yakni rencana pengembangan Dashboard Desk Iklim oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kupang.

Dashboard tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai data awal yang berkaitan dengan iklim dan cuaca, Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana), serta Program Kampung Iklim (ProKlim) yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Pengembangan dashboard akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. OPD teknis akan berperan dalam menyediakan data sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.

Sementara itu, Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) akan dilibatkan untuk memberikan dukungan akademik dalam penguatan data dan informasi.

Integrasi tersebut diharapkan dapat menghubungkan berbagai informasi yang selama ini tersedia di masing-masing sektor sehingga dapat dimanfaatkan secara bersama untuk mendukung perencanaan, koordinasi, pemantauan, serta pengambilan keputusan terkait aksi iklim dan kebencanaan di Kota Kupang.

Selain penguatan sistem data, keberadaan Pokja Perubahan Iklim juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan. Koordinasi yang lebih terarah diharapkan dapat mengurangi potensi tumpang tindih kegiatan sekaligus memastikan berbagai program berjalan secara lebih terpadu.

BACA JUGA:  Pemprov NTT dan BI Perkuat Sinergi, Inflasi Terkendali Dorong Daya Beli Masyarakat

Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan.

Dengan koordinasi yang dilakukan secara rutin dan kolaboratif, Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang diharapkan tidak hanya menjadi ruang berbagi informasi, tetapi juga menjadi wadah perencanaan bersama, pemantauan pelaksanaan program, penyelesaian berbagai tantangan, serta penguatan kerja sama dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan risiko bencana.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong terwujudnya Kota Kupang yang semakin tangguh terhadap perubahan iklim dan bencana melalui penguatan data, koordinasi lintas sektor, serta aksi nyata di tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.