Produk Siswa SMKN 3 Kupang Dilirik Pemprov NTT, Melki dan Johni Dorong Sekolah Jadi Pusat Produksi

oleh -810 Dilihat
Gubernur Didampingi Wagub NTT dan Kadis Dikbud NTT di Acara Peluncuran Dapur Flobamorata, Kuliner dan Laundry di SMKN 3 Kupang pada Rabu, 11 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Produk hasil karya siswa SMK Negeri 3 Kupang mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma mendorong agar sekolah vokasi tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga berkembang menjadi pusat produksi yang menghasilkan produk berkualitas dan siap dipasarkan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 3 Kupang pada Rabu (11/3/2026). Kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur bersama rombongan disambut antusias oleh para siswa dan guru di halaman sekolah. Prosesi penyambutan semakin semarak dengan penampilan tarian Hegong khas Maumere.

Usai seremoni penyambutan, Gubernur dan Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas praktik yang dimiliki sekolah tersebut, mulai dari Ruang Praktik Siswa (RPS) Kuliner, Laundry, Perhotelan hingga Gerai Dapur Flobamorata.

Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) Kuliner, RPS Laundry, serta Dapur Flobamorata by One School One Product (OSOP) SMK Kota Kupang yang berada di lingkungan SMKN 3 Kupang. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan vokasi sekaligus menjadi ruang produksi bagi karya dan keterampilan para siswa.

Saat meninjau RPS Tata Boga, Gubernur Melki bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma berkesempatan mencicipi roti hasil olahan siswa. Melki tampak mengapresiasi kualitas produk yang dihasilkan para siswa.

“Ini roti kualitasnya tidak kalah dengan yang dijual di luar sana. Rasanya mantap dan sudah sangat layak untuk dipasarkan,” ujar Melki.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, aneka roti dan kue hasil produksi siswa langsung diborong oleh Gubernur untuk disajikan pada acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur pada sore harinya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga menunjukkan dukungannya dengan memesan sekitar 1.000 kotak roti dan kue untuk kebutuhan acara Paskah mendatang. Menurutnya, kualitas produk yang dihasilkan para siswa sudah sangat baik dan layak bersaing di pasar.

Gubernur Melki menegaskan bahwa sekolah-sekolah vokasi di NTT harus terus didorong agar mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga harus menjadi pusat produksi yang menghasilkan barang atau jasa yang bisa dibeli dan digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Johanis Asadoma dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai jurusan dan fasilitas yang dimiliki SMKN 3 Kupang, seperti kuliner, perhotelan, busana, kecantikan hingga teknologi informasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Purnawirawan polisi tersebut juga menyinggung kondisi ekonomi global yang masih bergejolak akibat konflik internasional dan dinamika ekonomi dunia. Dalam situasi seperti ini, menurutnya pendidikan yang mampu melahirkan tenaga kerja mandiri menjadi sangat penting.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan vokasi bukan hanya soal akademik, tetapi juga mempersiapkan generasi muda agar mampu bekerja, memperoleh penghasilan, serta menghidupi diri dan keluarganya.

Lebih lanjut Johni menjelaskan bahwa berbagai program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTT seperti One School One Product (OSOP) dan One Village One Product (OVOP) bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membangkitkan kreativitas dan inovasi masyarakat.

“Suatu negara bisa maju kalau memiliki inovasi. Tanpa inovasi, sebuah negara akan berjalan di tempat,” ujarnya.

Dia juga mendorong para guru untuk terus membimbing siswa agar mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pendidikan karakter, disiplin, dan ketegasan dalam membentuk generasi muda yang tangguh.

BACA JUGA:  Ketua Umum PNI Ajak Seluruh Kader Bersinergi Bangun Bangsa dari NTT untuk Indonesia

Pelaksana Tugas Kepala SMKN 3 Kupang, Altje Luciana Papote, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan fasilitas praktik di sekolah tersebut.

Dirinya berharap fasilitas yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan keterampilan siswa sekaligus melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkarya bagi daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, General Manager Harper Kupang Amirudin Thamrin, serta para kepala sekolah, guru, dan siswa SMKN 3 Kupang.

Usai meresmikan Dapur Flobamorata, Gubernur Melki Laka Lena melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi stan Bazar Gerakan Pangan Murah di Jalan W.J. Lalamentik, Oebufu, Kupang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Bulog dan TVRI Kupang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan pangan murah bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Terima kasih kepada Badan Pangan Nasional, Bulog, dan TVRI Kupang yang telah berkolaborasi menghadirkan pangan murah bagi masyarakat. Ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Melki. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.