“Suara Seorang Anak Alor” Menggema hingga Jakarta! Wagub Johni Asadoma Puji Keberanian Adriano Bawa Aspirasi Rakyat ke Tingkat Nasional

oleh -5 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Wabup Alor Bersama Orang Tua Adriano. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Suara seorang anak muda dari Alor mampu menembus ruang yang lebih luas dan mendapat perhatian pemerintah pusat. Adriano, mahasiswa asal Kabupaten Alor yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro (Undip), mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma karena keberaniannya menyampaikan persoalan masyarakat Alor di hadapan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Wagub Johni bersama Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo mengunjungi kediaman Adriano dan keluarganya di Alor pada Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi NTT terhadap keberanian Adriano menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Alor ketika Menteri Pertanian melakukan kunjungan ke Undip.

Di tengah ribuan mahasiswa, pejabat, dan akademisi yang hadir, Adriano memilih berdiri dan menyampaikan aspirasi daerah asalnya secara langsung.

Bagi Johni, keberanian tersebut bukan sesuatu yang biasa.

“Tidak semua anak atau mahasiswa memiliki keberanian seperti Adriano. Di tengah ribuan mahasiswa, pejabat dan akademisi yang hadir, dia berani berdiri dan menyampaikan persoalan yang ada di Alor. Suara itulah yang kemudian mendapat perhatian dan respons. Ini semua berawal dari suara seorang anak Alor,” kata Johni.

Menurutnya, keberanian Adriano tidak semata-mata keberanian untuk berbicara. Ada kepedulian terhadap daerah yang mendorong mahasiswa tersebut menyampaikan persoalan masyarakat Alor.

“Adriano bukan hanya berani berbicara, tetapi juga peduli. Di tengah ribuan mahasiswa, para pejabat dan akademisi yang hadir, dia berani berdiri dan menyampaikan persoalan yang ada di Alor. Suara itulah yang kemudian mendapat perhatian dan respons,” ujarnya.

Dari Suara Mahasiswa hingga Respons Pemerintah

Keberanian Adriano kemudian mendapat perhatian dari Menteri Pertanian RI. Meski Menteri Pertanian belum sempat mengunjungi langsung kediaman Adriano, permohonan maaf disampaikan dan Wagub NTT bersama Wakil Bupati Alor diutus untuk menemui Adriano dan keluarganya.

BACA JUGA:  UPDATE PERINGATAN DINI CUACA NTT: Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

Bagi pemerintah daerah, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa suara masyarakat, termasuk yang disampaikan oleh generasi muda, dapat menjadi pintu masuk bagi perhatian pemerintah terhadap persoalan di daerah.

Johni pun berpesan agar Adriano tidak berhenti pada keberanian berbicara.

“Mulai sekarang belajar yang rajin. Bukan hanya berani berbicara, tetapi harus berani menyampaikan kebenaran dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk membangun daerah,” pesan Johni.

Ia berharap Adriano dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan kelak mengabdikan ilmu yang diperolehnya bagi masyarakat.

“Kita doakan Adriano bisa belajar dengan tenang, menyelesaikan pendidikan, mendapatkan gelar sarjana dan kelak mengabdikan diri dengan pekerjaan-pekerjaan yang baik. Teruslah membela dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Alor dengan cara-cara yang baik,” katanya.

Wagub Ajak Anak Muda Alor Berani Bersuara

Johni tidak ingin keberanian Adriano berhenti sebagai cerita pribadi. Ia justru menjadikannya sebagai contoh bagi anak-anak muda di Alor dan NTT.

Kepada para pelajar, ia mengajak agar belajar dengan tekun, membangun keberanian, sekaligus memiliki kepedulian terhadap daerah.

“Kepada anak-anak sekolah, belajarlah dengan rajin. Jadilah seperti Adriano, anak muda yang berani dan peduli terhadap daerahnya. Karena daerah ini akan maju kalau anak-anak daerahnya memiliki kepedulian dan keberanian untuk melakukan sesuatu yang baik,” ungkapnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Johni juga menyampaikan rasa bangga kepada Adriano karena telah membawa persoalan masyarakat Alor hingga mendapat perhatian di tingkat nasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, kami menyampaikan rasa bangga kepada Adriano. Terima kasih karena sudah berani membawa suara dan kesulitan masyarakat Alor. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri Pertanian yang telah merespons suara tersebut dengan cepat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wawali Kupang Apresiasi Semangat Berbagi Generasi Muda dan Dukung Konser Amal HUT ke-30 Pemuda GMIT Koinonia

Keluarga Harap Dukungan Pendidikan

Di balik keberanian Adriano menyampaikan aspirasi, keluarga juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikannya.

Keluarga berharap dukungan beasiswa dapat dikoordinasikan melalui Pemerintah Kabupaten Alor sehingga Adriano dapat menyelesaikan kuliahnya tanpa terkendala persoalan pembiayaan.

Perwakilan keluarga yang juga merupakan Ketua RT di Kelurahan Mutiara menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Alor.

“Kami sudah menunggu dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini merupakan momentum yang luar biasa bagi kami. Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat terus memperhatikan anak-anak kami,” ungkapnya.

Keluarga mengaku tidak menyangka keberanian Adriano di tengah forum mahasiswa tersebut dapat membawa perhatian pemerintah pusat hingga ke Alor.

“Kami tidak menyangka, di usia yang masih muda, Adriano bisa menyampaikan suara masyarakat dan akhirnya dapat mendatangkan Menteri Pertanian ke Alor,” tambahnya.

Menurut keluarga, Adriano kini telah menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Dede adalah kebanggaan kami. Kami berharap ke depan akan muncul Dede-Dede yang lain, anak-anak muda Alor yang berani, peduli dan mampu membawa suara masyarakat ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Wakil Bupati: Suaramu Membawa Pemerintah Pusat ke Alor

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo juga memberikan apresiasi kepada Adriano. Ia mengaku memiliki hubungan pribadi dengan keluarga Adriano karena mengenal ayahnya sejak masa sekolah dan pernah menghadiri acara sidi Adriano.

“Ayah Adriano ini teman saya. Saya pernah mengikuti acara sidi Dede. Karena itu, saya merasa bangga melihat apa yang dilakukan hari ini,” ungkap Rocky.

Ia menyampaikan terima kasih karena keberanian Adriano telah membuka perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Alor.

“Terima kasih kepada Adriano. Suaramu telah membawa Menteri Pertanian, para direktur dan pejabat lainnya datang ke Alor. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa,” katanya.

BACA JUGA:  Kejati NTT Luncurkan Klinik Hukum, Buka Ruang Konsultasi Gratis bagi Masyarakat

Wakil Bupati juga menyatakan akan memperhatikan aspirasi keluarga terkait dukungan beasiswa bagi Adriano agar dapat menyelesaikan pendidikannya.

Kunjungan Wagub NTT dan Wakil Bupati Alor ke kediaman Adriano akhirnya bukan sekadar agenda silaturahmi.

Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi penghargaan terhadap keberanian seorang mahasiswa yang memilih bersuara ketika banyak orang memilih diam.

Dari satu suara seorang anak Alor, perhatian pemerintah bergerak hingga tingkat nasional.

Kini, Adriano diharapkan bukan menjadi satu-satunya. Keberaniannya diharapkan menular kepada generasi muda Alor dan NTT lainnya untuk berani menyampaikan aspirasi, peduli terhadap persoalan masyarakat, terus belajar, dan kelak kembali membangun daerah.

Sebab, kemajuan Alor tidak hanya menunggu program dari pemerintah. Ia juga membutuhkan anak-anak muda yang berani berbicara, berani peduli, dan berani mengambil bagian dalam masa depan daerahnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.