Wali Kota Kupang dan Ketua TP PKK Salurkan Bantuan PMT bagi Balita Gizi Kurang

oleh -688 Dilihat
Wali Kota Kupang Didampingi Ketua TP PKK Salurkan Bantuan PMT bagi Balita Kurang Gizi di Kantor Camat Kota Lama. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menghadiri acara penyerahan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita gizi kurang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Camat Kota Lama pada Selasa (2/9/2025) pagi, dengan penyerahan simbolis bantuan kepada 20 balita penerima manfaat.

Program PMT yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Kota Kupang ini menyasar 250 balita di seluruh kecamatan. Tahap awal dimulai di Kecamatan Kota Lama dengan distribusi paket bantuan berisi susu formula SGM 1 Plus 900 gram, satu kilogram kacang hijau, dan satu rak telur ayam. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi bayi dan balita usia 1-3 tahun yang teridentifikasi mengalami gizi kurang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa program PMT tidak hanya sebatas penyaluran bahan makanan, melainkan juga wujud kehadiran pemerintah yang peduli dan melayani.

“Anak-anak ini adalah masa depan kita. Kalau sejak kecil mereka tumbuh sehat, kuat, dan bergizi baik, kelak di sekolah mereka bisa lebih berprestasi, memiliki konsentrasi tinggi, daya ingat kuat, dan jarang sakit. Itu sebabnya pemerintah hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi juga berbagi kasih sayang dan memastikan generasi penerus kita tumbuh cerdas dan berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Kupang kini bertransformasi menjadi pemerintah yang melayani, salah satunya melalui Dana Pengaman Kesehatan di RSUD S.K. Lerik, yang menjamin pelayanan gawat darurat bagi warga meski belum terdaftar atau menunggak iuran BPJS.

“Tidak boleh ada nyawa yang hilang hanya karena masalah administrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menjelaskan bahwa pendataan balita gizi kurang dilakukan langsung oleh puskesmas. Bantuan berupa susu disalurkan melalui puskesmas agar tepat sasaran dan bisa dimonitoring secara berkala.

“Target kita 250 balita tersebar di seluruh kecamatan. Program ini diharapkan dapat mencegah stunting yang berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Selain program PMT, PKK Kota Kupang juga akan menurunkan tim ke 367 posyandu untuk melakukan pendataan sarana dan prasarana kesehatan. Hasil pendataan akan menjadi dasar kerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melengkapi posyandu dengan peralatan baru. PKK juga mendorong pengembangan Posyandu Terpadu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar pelayanan gizi dan kesehatan ibu-anak lebih optimal.

Kegiatan PMT ini dijalankan melalui tiga mekanisme, yakni pendataan balita gizi kurang, distribusi bantuan makanan tambahan, serta edukasi gizi kepada orang tua balita oleh tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan intervensi gizi sebagai bagian dari percepatan perbaikan status gizi masyarakat. Dengan sinergi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PKK, dan masyarakat, diharapkan angka gizi kurang dan stunting di Kota Kupang dapat ditekan, demi lahirnya generasi sehat, cerdas, dan berkualitas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.