Wawali Kupang Jadi Juri Lomba Nasi Goreng HUT ke-57 GMIT Agape, Perkuat Kebersamaan Jemaat

oleh -37 Dilihat
Wawali Kupang Jadi Juri Lomba Nasi Goreng di Acara HUT ke-57 GMIT Agape. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menjadi dewan juri pada Lomba Memasak Nasi Goreng antar Unit Pelayanan (UPP) GMIT Agape Kupang yang digelar di GMIT Agape Kupang pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 GMIT Agape Kupang.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan memasak, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarjemaat. Sebanyak sembilan UPP turut ambil bagian dengan menampilkan kreasi nasi goreng yang beragam, baik dari segi cita rasa, tampilan, maupun filosofi yang diusung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, Ketua Panitia Nelson Tali, serta dua dewan juri lainnya, Ronald Rao dan Noni Famdale dari Rumah Makan Kota Sari.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jemaat GMIT Agape Kupang yang telah melibatkan Pemerintah Kota Kupang dalam perayaan HUT gereja tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih karena Pemerintah Kota Kupang diberi kesempatan menjadi bagian dari kegiatan ini. Saya sangat senang dapat menikmati hasil kreasi seluruh peserta. Semua sajian memiliki cita rasa yang enak dan penuh makna. Bahkan hari ini diet saya batal karena semua nasi goreng yang disajikan benar-benar menggugah selera,” ujar Serena yang disambut tepuk tangan dan gelak tawa peserta.

Ia menjelaskan, penilaian lomba dilakukan berdasarkan beberapa aspek, di antaranya cita rasa, kreativitas, penyajian, kelengkapan menu, serta kekompakan tim. Menurutnya, seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik sehingga dewan juri harus bekerja ekstra dalam menentukan pemenang.

“Semua kelompok menampilkan masakan yang enak, penyajian yang menarik, dan mampu menjelaskan filosofi dari menu yang mereka sajikan. Namun dalam setiap perlombaan tentu harus ada yang menjadi juara. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kesepakatan seluruh dewan juri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Serena mengajak seluruh jemaat GMIT Agape Kupang untuk terus menjaga semangat persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah Kota Kupang berharap jemaat GMIT Agape terus menjadi mitra dalam membangun kota ini. Mari kita menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama mewujudkan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, harmonis, dan sejahtera,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, UPP Usinda berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih UPP Kaum Wanita, sedangkan Juara III diraih UPP Sekolah Minggu. UPP Usinda dinilai unggul berkat cita rasa yang kuat, penyajian yang menarik, kreativitas, serta kemampuan presentasi terbaik.

Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, menyerahkan plakat penghargaan kepada Wakil Wali Kota Kupang dan para dewan juri atas dukungan mereka dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Wakil Wali Kota menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Juara I menerima piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp1.000.000, Juara II memperoleh Rp750.000, dan Juara III menerima Rp500.000.

Melalui kegiatan ini, perayaan HUT ke-57 GMIT Agape Kupang tidak hanya menghadirkan kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai pelayanan, persaudaraan, kreativitas, dan kolaborasi antarjemaat sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan Kota Kupang yang semakin inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.