Wawali Kupang Serena Francis Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Lingkungan

oleh -364 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Tanam Mangrove di Pantai Oesapa pada Sabtu, 30 Mei 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Kota Kupang.

Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan kolaborasi kepemudaan bertajuk Youth in Action yang berlangsung di kawasan Wisata Alam Mangrove Oesapa pada Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bumi Bersih, Rupiah Bermakna, untuk Kupang Lebih Namas” ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa Sekolah Dasar hingga mahasiswa perguruan tinggi. Suasana penuh semangat tampak mewarnai jalannya kegiatan yang berfokus pada aksi pelestarian lingkungan serta edukasi keuangan tersebut.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai sejak dini. Ia mendorong generasi muda untuk membangun kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kelestarian alam.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua. Mulailah dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di sekitar kita,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda dalam aksi lingkungan menjadi langkah penting untuk menciptakan Kota Kupang yang bersih, sehat, dan nyaman. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda dan komunitas yang telah menginisiasi kegiatan positif tersebut.

Usai seremoni pembukaan, Serena Francis bersama para peserta langsung terlibat dalam aksi nyata berupa penanaman pohon mangrove di sepanjang pesisir Oesapa. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan aksi bersih-bersih sampah di kawasan ekowisata mangrove.

Aksi penanaman mangrove ini diharapkan mampu menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi serta dampak perubahan iklim. Kehadiran ratusan peserta, khususnya pelajar dan mahasiswa, turut memberikan energi positif dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  Survei BI Ungkap Kinerja Usaha NTT Naik, Investasi dan Produksi Ikut Menguat

Salah seorang peserta, Maria, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa langsung turun ke lapangan, tidak hanya belajar teori. Semoga mangrove yang ditanam hari ini bisa tumbuh dan melindungi pesisir Kupang,” ungkapnya.

Selain aksi lingkungan, kegiatan ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan mewajibkan peserta membawa tumbler dan wadah makan sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Wadah tersebut kemudian diisi dengan panganan lokal khas NTT sebagai bagian dari kampanye diversifikasi pangan.

Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi literasi keuangan dari Duta Rupiah Flobamorata yang menyampaikan materi tentang “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah”.

Melalui kegiatan Youth in Action, Pemerintah Kota Kupang berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan sekaligus menjadi agen perubahan demi masa depan Kota Kupang yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (Penulis/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.