Dari Kupang untuk Dunia, Gibran Dukung Festival Paskah Jadi Ikon Wisata Rohani

oleh -450 Dilihat
Wapres Gibran Rakabuming Raka Buka Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 di Kota Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk mendorong Pawai Paskah sebagai wisata rohani nasional mendapat dukungan langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Dukungan tersebut disampaikan saat membuka Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Senin (6/4/26).

Di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan, Gibran menilai langkah yang diinisiasi Pemerintah Kota Kupang merupakan strategi tepat yang patut didukung bersama.

“Saya dengar dari Bapak Wali Kota, Festival Paskah ini akan didorong sebagai agenda wisata rohani. Saya kira ini langkah yang baik dan perlu kita dukung bersama,” ujar Gibran.

Menurutnya, pengembangan wisata rohani di Nusa Tenggara Timur memiliki potensi besar apabila dilakukan secara terintegrasi, mulai dari promosi, penguatan infrastruktur, hingga pelibatan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Ia juga menambahkan, jika Festival Paskah di Kupang dikolaborasikan dengan destinasi rohani yang telah dikenal luas seperti Semana Santa di Larantuka dan Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Bukit Nilo, maka akan tercipta magnet baru yang kuat bagi wisata religi di Indonesia.

“Kalau dikolaborasikan, ini akan menjadi daya tarik besar, tidak hanya nasional tetapi juga internasional,” tegasnya.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Gibran menilai Festival Paskah membawa pesan penting tentang perdamaian, toleransi, dan persatuan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Kegiatan pembukaan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Ketua DPRD Provinsi NTT bersama anggota, Ketua DPRD Kota Kupang, Forkopimda tingkat provinsi dan kota, Sekretaris Daerah Kota Kupang, serta tokoh lintas agama dan masyarakat yang menyambut dengan antusias.

Dukungan dari pemerintah pusat ini disambut optimistis oleh Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie. Ia menilai kehadiran Wakil Presiden menjadi sinyal kuat bahwa perhatian negara terhadap kawasan timur Indonesia semakin meningkat.

BACA JUGA:  Menuju PON 2028, Winston Rondo Dorong Reformasi Total Pembinaan Olahraga NTT

Senada dengan itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut dukungan tersebut sebagai bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan daerah sekaligus memperkuat peran pemuda.

Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Paskah GMIT 2026, Simson Polin, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema “Pesan Damai dari Gerbang Selatan Indonesia untuk Dunia”.

Pada penutupan Prosesi Paskah di GMIT Kota Kupang, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa keberagaman di Kota Kupang merupakan kekuatan yang menyatukan masyarakat. Ia mengibaratkan kehidupan sebagai sebuah lagu indah yang tersusun dari nada-nada berbeda namun berpadu harmonis.

Menurutnya, Prosesi Paskah bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan perjalanan iman yang mengajak setiap orang merenungkan makna pengorbanan, kesunyian, serta harapan akan kebangkitan.


Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo juga mengapresiasi peran pemuda GMIT yang terus menjadi garam dan terang dunia. Ia berharap Pawai Paskah ke depan semakin berkembang dan menjadi agenda nasional, sejalan dengan dukungan Wakil Presiden.

Sebagai simbol persatuan dan harapan, kegiatan ini turut ditandai dengan penyerahan obor perdamaian yang sebelumnya dibawa dari Kabupaten Belu.

Obor tersebut selanjutnya direncanakan akan dibawa ke Pulau Rote pada 9 April, melanjutkan pesan damai dari selatan Indonesia untuk dunia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.