Ditjenpas NTT, Polda, dan Kejati Perkuat Kolaborasi Demi Pemasyarakatan Humanis

oleh -56 Dilihat
Kepala Ditjenpas NTT, Kapolda NTT, Kajati NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur terus mendorong penguatan sinergi antar aparat penegak hukum guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, aman, dan profesional.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan audiensi Kepala Kanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, bersama Kepala Kepolisian Daerah NTT dan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT pada Kamis (25/6/2026).

Audiensi tersebut turut dihadiri para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kupang Raya. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas lembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari seluruh aparat penegak hukum. Menurutnya, sinergi dengan kepolisian dan kejaksaan menjadi kunci dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada pembinaan warga binaan.

“Sinergi antar-aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Melalui kolaborasi yang solid, kita dapat memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan profesional, sekaligus memperkuat proses pembinaan agar warga binaan mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda NTT, Rudi Darmoko, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sinergi bersama jajaran pemasyarakatan. Ia menilai kolaborasi yang telah terjalin merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan memastikan pelayanan hukum berjalan optimal.

“Polda NTT siap berpartisipasi aktif dan mendukung keberlanjutan sinergi yang telah terbangun. Kolaborasi ini penting untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT yang mengapresiasi terjalinnya kerja sama antar lembaga. Ia menekankan bahwa penegakan hukum tidak hanya berfokus pada proses, tetapi juga harus menghadirkan keadilan serta nilai pembinaan.


“Kejaksaan Tinggi NTT berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Penegakan hukum harus mampu memberikan keadilan, pembinaan, serta manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan koordinasi antar lembaga semakin solid dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat proses pembinaan warga binaan agar dapat kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Sinergi yang dibangun menjadi langkah bersama dalam menghadirkan sistem penegakan hukum yang humanis, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.