DLH TTS Belajar Manajemen Pengelolaan Sampah ke Kota Kupang

oleh -65 Dilihat
Kadia Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Matheos A. H. T. Maahury Beraudiensi dengan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten TTS, Jhon Payon. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan kunjungan studi banding ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang untuk mempelajari sistem dan manajemen pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Kupang.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Tim sekaligus Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten TTS, Agnes Fobia, bersama rombongan DLH TTS yang datang langsung ke Kantor DLHK Kota Kupang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten TTS, Jhon Payon, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali berbagai praktik baik (best practice) yang telah diterapkan oleh DLHK Kota Kupang, khususnya dalam peningkatan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir terlihat adanya perubahan signifikan dalam kondisi kebersihan Kota Kupang. Hal itu menjadi salah satu alasan pihaknya memilih Kota Kupang sebagai lokasi studi banding.

“Kami melihat ada banyak hal positif, mulai dari manajemen pengelolaan sampah, komitmen pembiayaan, hingga upaya penanganan titik-titik sampah yang sebelumnya cukup mengganggu. Sekarang kondisi kota terlihat jauh lebih bersih,” ujarnya kepada media ini di Kantor DLHK Kota Kupang pada Kamis, 18 Juni 2026.

Ia menambahkan, berbagai strategi yang diterapkan DLH Kota Kupang diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan di Kabupaten TTS sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Matheos A. H. T. Maahury, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran DLH TTS menjadi sebuah kehormatan sekaligus bentuk apresiasi terhadap upaya perbaikan pengelolaan sampah di Kota Kupang.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Harapannya apa yang dipelajari hari ini dapat memberikan manfaat dan bisa diterapkan di daerah masing-masing,” katanya.

BACA JUGA:  Forum Advokasi Kebijakan Publik di Kupang Soroti Kepuasan dan Harapan Warga terhadap Kepemimpinan Christian-Serena

Kunjungan ini diharapkan menjadi ruang saling belajar antar daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi antar pemerintah daerah. (Penulis/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.