Kota Kupang Jadi Wajah NTT di Panggung Nasional, Kontingen MPG Berangkat ke Manokwari

oleh -376 Dilihat
Wawali Kupang Lepas Kontingen Pesparawi Nasional 2026 ke Manokwari. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Kota Kupang kembali dipercaya menjadi representasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ajang nasional. Kali ini, kepercayaan tersebut diwujudkan melalui keberangkatan Kontingen Musik Pop Gerejawi (MPG) yang akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Kontingen MPG Kota Kupang secara resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis dalam acara yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa (16/6/26). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Kupang sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Kupang Yeskiel Loudoe, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kupang Hengki C. Malelak, S.STP, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang Alan Y. Girsang, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang Ivan Mila Meha.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kupang merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia menyebut, kontingen yang berangkat tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga harapan seluruh masyarakat NTT di tingkat nasional.

“Kepercayaan ini adalah bukti bahwa kualitas, dedikasi, dan kerja keras para peserta telah diakui. Kalian tidak hanya membawa nama Kota Kupang, tetapi juga membawa harapan masyarakat NTT,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota kontingen untuk menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh disiplin, kesiapan mental, dan karakter yang ditunjukkan selama berada di ajang nasional.

Serena turut memberikan apresiasi kepada para pelatih, official, serta LPPD Kota Kupang yang telah bekerja keras mempersiapkan tim. Ia menilai, proses panjang yang telah dilalui menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik.

“Di balik keberangkatan ini ada latihan yang konsisten, pengorbanan waktu, tenaga, dan komitmen yang luar biasa. Semua itu menjadi kekuatan utama bagi tim untuk tampil maksimal,” katanya.

Kontingen MPG Kota Kupang diketahui telah menjalani lebih dari 60 kali sesi latihan sejak Mei 2026. Selain latihan rutin, tim juga melakukan sejumlah uji panggung di berbagai gereja dan ruang publik guna mematangkan penampilan sebelum tampil di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Serena menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar kompetisi seni suara gerejawi, melainkan juga wadah pembinaan iman, penguatan karakter, serta sarana mempererat persaudaraan umat Kristiani dari seluruh Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menjadi duta daerah yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga dalam sikap dan etika. “Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Kupang mampu berprestasi sekaligus menjadi pembawa damai dan pemersatu,” pesannya.

Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, akan terus mendukung pembinaan kehidupan keagamaan serta pengembangan bakat generasi muda melalui berbagai kegiatan positif yang membangun karakter dan nilai-nilai spiritual.

Serena juga menyampaikan salam dan dukungan dari Wali Kota Kupang kepada seluruh anggota kontingen, sekaligus secara resmi melepas keberangkatan tim menuju Manokwari.

Sementara itu, Ketua Panitia Hijayas U. Mode menjelaskan bahwa Kota Kupang mendapat mandat dari LPPD Provinsi NTT untuk mempersiapkan kategori Musik Pop Gerejawi pada Pesparawi Nasional XIV. Tim yang akan bertanding terdiri dari delapan penyanyi, lima pemain musik, serta dua pelatih berpengalaman.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan kali ini ditargetkan untuk meningkatkan capaian NTT pada Pesparawi Nasional sebelumnya di Yogyakarta tahun 2022.
“Dengan latihan yang intensif dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis dapat memberikan hasil terbaik bagi NTT,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Imbau Warga untuk Tenang Tanpa Terprovokasi

Kontingen dijadwalkan bertolak dari Kupang pada Minggu dini hari, setelah mengikuti ibadah pelepasan seluruh Kontingen Pesparawi NTT yang akan dipusatkan di Gereja Marturia Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.