Festival Budaya Batuplat 2026 Hadirkan Lomba Seni hingga UMKM, Perkuat Identitas Lokal

oleh -90 Dilihat
Asisten I Sekda Kota Kupang, Hengky Malelak Buka Acara Festival Budaya Batuplat 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Festival Budaya Kelurahan Batuplat Tahun 2026 resmi digelar dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas seni, budaya, serta menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 16 Juli hingga Sabtu, 18 Juli 2026, di Lapangan Bola Mini Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Asisten I Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang yang membidangi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hengky Kornelis Malelak, mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam membangun daerah melalui karya nyata.

Ia menyampaikan bahwa berkarya tidak harus selalu dalam bentuk besar, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga budaya, mengembangkan UMKM, mendidik generasi muda dengan nilai-nilai positif, hingga menjaga kebersihan lingkungan dan kerukunan antar sesama.

“Keberagaman yang ada di Kota Kupang adalah kekuatan. Seperti simfoni musik, meski berbeda peran, namun ketika dimainkan bersama akan menghasilkan harmoni yang indah. Kita tidak harus sama, tetapi harus berjalan menuju tujuan yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas dalam mendorong percepatan pembangunan.

Menurutnya, event budaya seperti ini tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi juga ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, pengrajin, dan komunitas kreatif.

Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak malu dengan budaya sendiri, melainkan menjadikannya sebagai identitas sekaligus memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan budaya lokal ke tingkat yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua Panitia, Alex Latumetan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan Kelurahan Batuplat sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

BACA JUGA:  PAD NTT Lampu Kuning, Wagub Johni Asadoma Tekan Optimalisasi Pajak Kendaraan di Perbatasan

Festival Budaya Batuplat 2026 mengusung tema “Batuplat Berkarya Dalam Simfoni Keragaman Budaya Menggapai Masa Depan”. Tema ini mencerminkan semangat masyarakat dalam menjaga keberagaman sekaligus mendorong kemajuan daerah.

Adapun rangkaian kegiatan yang digelar meliputi berbagai perlombaan, seperti lomba fashion show anak dan lansia, lomba karaoke lagu nasional dan daerah NTT, serta lomba tarian daerah. Seluruh kegiatan melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Selain itu, kehadiran pelaku UMKM turut meramaikan festival, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini didukung oleh anggaran DPA Kecamatan Alak Tahun 2026 sebesar Rp20 juta serta dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Kupang, Dinas Pariwisata, sponsor, dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Batuplat dapat terus menjadi contoh wilayah yang menjunjung tinggi nilai keberagaman, memperkuat identitas budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.