Gubernur Melki Pastikan Hunian Tetap bagi Warga Korban Erupsi Lewotobi

oleh -1716 Dilihat
Gubernur NTT Temui Warga Korban Erupsi Lewotobi di Hunian Tetap. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Larantuka-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan dialog dengan warga hunian sementara (huntara) 1 dan 2 di Konga, Kabupaten Flores Timur, pada Jumat (5/9/2025) malam. Dialog tersebut menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja Gubernur ke Pulau Flores.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga menyerahkan bantuan makanan serta meninjau langsung kondisi di huntara. Ia menyampaikan permohonan maaf karena kunjungannya dilakukan pada malam hari, di tengah perjalanan menuju Maumere.

“Pemerintah akan menyiapkan hunian tetap agar bapak ibu bisa lebih tenang membangun kehidupan ke depan. Saya juga ingin memastikan kebutuhan sehari-hari, akses air bersih, hingga sekolah anak-anak bisa ditangani lebih baik,” ujar Gubernur Melki.

Kepala Dusun Kampung Baru, Yohanes Fandi Benediktus, menyampaikan bahwa lahan untuk pembangunan hunian tetap sudah mulai dipersiapkan di beberapa lokasi, salah satunya di Nobeleto. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah.

“Kami merasa diperhatikan langsung oleh pemerintah daerah dan lembaga terkait. Saat ini ada sekitar 400 kepala keluarga tinggal di huntara 1 dan 2. Kendala kami antara lain air bersih yang terbatas, jarak sekolah cukup jauh, banjir, keterbatasan benih dan pupuk, serta hilangnya lahan garapan di area bencana,” kata Yohanes.

Selain itu, warga juga menghadapi keterbatasan layanan kesehatan, persoalan sanitasi, hingga bantuan beras bulanan yang dinilai belum memadai. Namun, Yohanes menegaskan warga tetap berupaya mandiri, di antaranya dengan membentuk kelompok tani antar desa untuk memanfaatkan lahan bersama.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Melki berjanji akan membantu sesuai kapasitas pemerintah provinsi. Ia menekankan perhatian pada sektor pendidikan dengan meminta warga mendata seluruh anak-anak sekolah, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

“Untuk SD dan SMP, nama-namanya serahkan ke bupati. Untuk SMA dan SMK, serahkan ke provinsi. Khusus mahasiswa, saya akan minta Kepala LLDIKTI wilayah NTT untuk bicara dengan rektor dan direktur sekolah tinggi agar bisa mendapat beasiswa atau keringanan biaya,” jelasnya.

Kunjungan Gubernur ini menjadi harapan baru bagi ratusan keluarga penghuni huntara, yang sejak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih berjuang membangun kehidupan di tengah keterbatasan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.