Klarifikasi SPPG Oebobo TDM: Operasional Hanya Tertunda, Kembali Normal 10 Juni 2026

oleh -91 Dilihat
Salah Satu Dapur SPPG di NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Oebobo Tuak Daun Merah (TDM) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai penghentian operasional dapur SPPG di Kota Kupang yang disebut-sebut berlangsung tanpa batas waktu.

Kepala SPPG Oebobo TDM, Tito Tanan, menjelaskan bahwa informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa operasional dapur SPPG Oebobo TDM bukan dihentikan tanpa batas, melainkan hanya mengalami keterlambatan sementara.

“Memang benar kami sempat menyampaikan informasi penghentian sementara, namun hal itu terjadi karena keterlambatan pemesanan bahan baku akibat kendala teknis, termasuk kesalahan pengetikan dalam penyampaian informasi,” jelas Tito pada Senin (8/6/2026) malam.

Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan tersebut dipicu oleh masuknya saldo operasional yang baru diterima pada sore hari, sehingga proses pemesanan bahan baku tidak dapat dilakukan tepat waktu.

“Untuk memperjelas, kami sudah melakukan klarifikasi kembali bahwa operasional dapur akan berjalan normal pada Rabu, 10 Juni 2026,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa sejumlah dapur SPPG di Kota Kupang, termasuk Oebobo TDM dan Liliba, menghentikan operasional mulai Selasa (9/6/2026) hingga waktu yang tidak ditentukan. Informasi tersebut bahkan telah disampaikan kepada para penanggung jawab (PIC) serta diteruskan kepada orang tua siswa.

Akibat informasi tersebut, sejumlah sekolah, termasuk SDI Oepoi Kupang, telah mengimbau orang tua untuk membekali anak-anak dengan uang jajan karena layanan pemenuhan gizi tidak berjalan.

Namun dengan adanya klarifikasi ini, pihak SPPG Oebobo TDM memastikan bahwa penghentian layanan hanya bersifat sementara dan bukan disebabkan oleh krisis pendanaan seperti yang sebelumnya dikhawatirkan.

Pihak pengelola juga menyampaikan permohonan maaf atas kebingungan yang terjadi dan berharap seluruh pihak dapat memahami situasi tersebut.

BACA JUGA:  Kota Kupang Bangun Digital Library, Dorong Generasi Muda Terkoneksi dengan Dunia

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami pastikan layanan akan kembali berjalan normal sesuai jadwal yang telah disampaikan,” tutup Tito.

Program SPPG sendiri merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, sehingga keberlanjutan operasionalnya menjadi perhatian penting bagi banyak pihak. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.