NTT Catat Prestasi: Semua Daerah Raih Opini WTP, Ini Bukti Perbaikan Tata Kelola Keuangan

oleh -1550 Dilihat
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi NTT, Benny Menoh. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi NTT, Benny Menoh, mengungkapkan bahwa seluruh pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi di NTT kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024.

“Ini untuk yang sekian kalinya kita memperoleh WTP. Kita patut bersyukur karena sejak tahun 2021, seluruh daerah di NTT telah meraih opini WTP secara berturut-turut, dan terakhir yang menyusul adalah Kabupaten Kupang,” ujar Benny saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 25 Juni 2025.

Ia menambahkan, sesuai amanat peraturan perundang-undangan, pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan keuangan tahun anggaran kepada DPRD untuk dibahas maksimal enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Saat ini, lanjut Benny, terdapat sembilan kabupaten/kota di NTT yang tengah memproses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) bersama DPRD masing-masing. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Nagekeo telah menyelesaikan evaluasi, sementara Kabupaten Manggarai Barat dijadwalkan menyusul pada awal Juli 2025, setelah masa liburan berakhir.

“Tujuh daerah lainnya masih dalam proses pembahasan dengan DPRD, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Timor Tengah Selatan (TTS), Kota Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sikka, dan Belu,” jelasnya.

Selain itu, laporan hasil pemeriksaan untuk sejumlah daerah telah diserahkan oleh BPK Perwakilan NTT kepada kepala daerah dan DPRD pada malam sebelumnya yakni Selasa, 24 Juni 2025. Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Lembata, Alor, Timor Tengah Utara (TTU), Ende, Manggarai, dan Manggarai Timur, yang seluruhnya juga berhasil memperoleh opini WTP.

Benny mengajak jajaran keuangan daerah untuk segera menyampaikan rancangan perda dan data-data hasil pemeriksaan BPK guna mempercepat proses evaluasi. Ia juga mengapresiasi perbaikan yang terus dilakukan dalam pengelolaan keuangan daerah di NTT.

“Kita berharap kualitas laporan keuangan terus meningkat, dan temuan-temuan dari BPK semakin hari semakin sedikit. Ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan kita makin baik,” tutup Benny. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.