Pemkot Kupang Gelar Buka Puasa Bersama, Wali Kota dan Wawali Tegaskan Kota Kasih Rumah Bersama

oleh -391 Dilihat
Wali Kota dan Wawali Kupang Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Nurul Iman Oebobo pada Rabu, 25 Pebruari 2026. Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di Masjid Nurul Iman Oebobo pada Rabu (25/2/26).

Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis.
Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kota Kupang, para pimpinan lembaga agama, Ketua FKUB Kota Kupang, staf ahli wali kota, para asisten sekda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Kupang, camat, imam masjid dan marbot, serta para pelajar Madrasah Tsanawiyah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa buka puasa bersama bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Bapak Wali Kota, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Buka puasa bersama adalah ruang untuk mempererat tali persaudaraan serta meneguhkan komitmen menjaga kerukunan dan toleransi,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Ramadhan sejalan dengan visi Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Nilai kasih, persaudaraan, dan kebersamaan, kata dia, harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Wawali Serena juga membagikan kenangan pribadinya tentang tradisi “war takjil” yang selalu dinantikan setiap bulan Ramadhan di Kota Kupang. Ia mengenang suasana sore hari di kawasan depan Bank Mandiri dan sekitar gereja Katedral yang ramai oleh pelaku UMKM menjajakan takjil, bahkan dikunjungi warga lintas agama.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kupang mempraktikkan toleransi secara nyata. Kita ikut merayakan dan menghargai bulan suci Ramadhan bersama saudara-saudara muslim kita. Inilah makna Kota Kupang sebagai rumah bersama,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif remaja masjid dan tokoh-tokoh muslim yang menggerakkan Bazar UMKM Ramadhan, termasuk yang diselenggarakan oleh Masjid Nurul Hidayah. Menurutnya, dukungan terhadap UMKM merupakan langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi dari bawah.

“Kalau kita ingin menguatkan ekonomi daerah, maka kita harus mulai dari mendukung ekonomi keluarga dan pelaku UMKM. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung setiap gerakan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Serena juga menyampaikan rasa syukur karena pada tahun 2025 Kota Kupang kembali masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran tingkat nasional selama 10 tahun berturut-turut. Capaian ini menjadi bukti bahwa toleransi di Kota Kupang bukan sekadar wacana, tetapi telah menjadi budaya yang hidup dalam keseharian masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak berpuas diri. Prestasi tersebut, katanya, merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui dialog, kerja sama lintas iman, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman Oebobo, H. Ismail Kasim, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dinilai sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap umat. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap program-program keagamaan di Nusa Tenggara Timur sangat berarti bagi masyarakat.

Dia juga mengungkapkan bahwa kehidupan toleransi di lingkungan Masjid Nurul Iman tercermin dalam keseharian warga sekitar. Dari enam kepala keluarga muslim yang berada di sekitar masjid, mereka dapat menjalankan ibadah dengan aman berkat dukungan warga non-muslim yang setiap tahun secara sukarela membantu menjaga keamanan saat pelaksanaan salat tarawih.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus meneguhkan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menjadikan Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang rukun, toleran, dan harmonis. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.