Rantai Obat Tak Boleh Putus! Wali Kota Kupang Warning Keras Sistem Kesehatan

oleh -26 Dilihat
Wali Kota Kupang Resmikan Gudang Baru PT APL Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengeluarkan peringatan keras terkait pentingnya sistem distribusi obat dalam pelayanan kesehatan. Ia menegaskan, rantai distribusi obat merupakan elemen vital yang tidak boleh terputus karena berpengaruh langsung terhadap keselamatan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan saat meresmikan kantor dan gudang baru PT Anugrah Pharmindo Lestari (APL) Kupang, Rabu (5/8/26). Fasilitas ini diharapkan menjadi penguat sistem distribusi farmasi yang aman, bermutu, dan andal di Kota Kupang serta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sering kali kita hanya fokus pada rumah sakit, dokter, atau puskesmas. Padahal ada satu mata rantai penting yang tidak boleh terputus, yaitu distribusi obat. Kalau distribusi terhambat, pelayanan kesehatan juga pasti ikut terganggu,” tegas dr. Christian.

Menurutnya, distribusi obat tidak sekadar proses logistik, tetapi merupakan bagian dari perjuangan menghadirkan harapan bagi pasien. Ia menekankan bahwa setiap obat yang dikirim membawa harapan kesembuhan bagi masyarakat.

“Mendistribusikan obat bukan hanya mendistribusikan barang, tetapi juga mendistribusikan harapan. Ada pasien yang menunggu sembuh, tenaga kesehatan yang menunggu untuk bertindak, dan keluarga yang berharap. Jadi ini bukan hal sepele,” ujarnya.

Wali Kota juga memberikan apresiasi atas investasi PT APL dalam pembangunan kantor dan gudang baru yang telah memenuhi standar distribusi farmasi. Ia menilai investasi di sektor kesehatan memiliki dampak strategis, tidak hanya bagi pelayanan publik tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Investasi seperti ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga menyangkut pelayanan publik, membuka lapangan kerja, dan mendorong ekonomi daerah. Pemerintah tentu mendukung penuh,” katanya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Gelar Buka Puasa Bersama, Wali Kota dan Wawali Tegaskan Kota Kasih Rumah Bersama

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha, TNI-Polri, komunitas, lembaga keagamaan, dan masyarakat harus berjalan bersama. Kalau ingin maju, kita harus bergerak bersama,” tambahnya.

Presiden Direktur PT Anugrah Pharmindo Lestari, Christophe Piganiol, menyampaikan bahwa perusahaan telah melayani wilayah Kupang sejak 1996. Pembangunan fasilitas baru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat distribusi obat berstandar internasional di NTT.

Ia menjelaskan, gudang tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti ruang penyimpanan berpendingin (cold room), sistem pengendalian suhu, generator cadangan, serta sistem penyimpanan canggih untuk menjaga kualitas obat hingga sampai ke tangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM Kupang, Maria Meliana Waty Parera, yang membacakan sambutan Kepala Balai Besar POM Kupang, mengapresiasi langkah PT APL dalam menerapkan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).

“Fasilitas ini diharapkan menjadi contoh bagi distributor farmasi lainnya dalam menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat di NTT,” ujarnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri CEO Distribution APL Denny Fikri, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Direktur RSUD S.K. Lerik Kupang, Camat Alak, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan farmasi.

Dengan hadirnya fasilitas baru ini, diharapkan sistem distribusi obat di NTT semakin modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.