Siswa SMK di Kupang Ikuti PKL Enam Bulan di Disdikbud, Asah Kompetensi dan Etos Kerja

oleh -210 Dilihat
Sejumlah siswa SMK di Kota Kupang mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Sejumlah siswa dari SMK Negeri 1 Kupang dan SMK Negeri 3 Kupang mengikuti Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Kupang selama enam bulan, terhitung sejak Juni hingga Desember 2026. Program ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik untuk membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata sebelum memasuki dunia usaha dan dunia industri.

Selama menjalani PKL, para siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas administrasi perkantoran, mulai dari pengelolaan dokumen, penataan arsip, pelayanan administrasi, hingga membantu pelaksanaan tugas di lingkungan Disdikbud Kota Kupang. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman nyata mengenai tata kelola pemerintahan, khususnya di sektor pendidikan.

Adapun peserta PKL terdiri dari Adrian Petrus Lily Waly dan Djaya Mesang dari SMK Negeri 3 Kupang, serta Fabian Raga Nara, Maria Akoit, Yuanita Umar, dan Natasya Duan dari SMK Negeri 1 Kupang.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Evelyn Venita Francis mengatakan bahwa program PKL merupakan sarana penting bagi siswa SMK untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membentuk karakter kerja yang profesional.

“Praktik Kerja Lapangan bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi menjadi kesempatan bagi para siswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja. Kami berharap mereka mampu meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta etos kerja sebagai bekal di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Disdikbud Kota Kupang berkomitmen menyediakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta PKL melalui pendampingan dari para pegawai di setiap bidang kerja.

“Kami ingin para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan budaya kerja di instansi pemerintah, memahami pentingnya pelayanan publik, serta membiasakan diri bekerja secara teliti dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Program PKL ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (link and match). Melalui pengalaman langsung di lapangan, siswa diharapkan memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus meningkatkan kesiapan menjadi lulusan yang produktif, profesional, dan berdaya saing. (Goe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.