Suarantt.id, Kupang-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan bahwa kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke NTT pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi masyarakat.
Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan, menjelaskan bahwa agenda kunjungan tersebut bukan semata-mata kegiatan politik, melainkan ruang pertemuan antara tokoh nasional dengan masyarakat NTT yang selama ini telah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kepemimpinan Jokowi.
“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat NTT bahwa kedatangan Bapak Joko Widodo adalah momentum silaturahmi, bukan agenda politik. Ini kesempatan untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara masyarakat dengan tokoh nasional,” ujar Junaidin kepada wartawan di kantor DPD PSI Kota Kupang pada Minggu, 26 Juli 2026.
Ia menyebutkan, kunjungan Jokowi akan berlangsung selama tiga hari, dengan puncak kegiatan pada 1 Agustus 2026. Kedatangan tersebut, lanjutnya, merupakan undangan dari PSI bersama masyarakat NTT.
Menurut Junaidin, momentum ini harus dimaknai sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat hubungan antara NTT dengan pemerintah pusat serta tokoh-tokoh nasional.
Sebagai partai pengusung, PSI menyatakan akan menyambut kedatangan Jokowi dengan penuh rasa hormat. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa kepentingan yang lebih besar adalah persatuan masyarakat NTT, bukan kepentingan partai semata.
“Politik harus membawa persatuan, bukan perpecahan. Kita boleh berbeda pilihan dan pandangan, tetapi ketika menyangkut kepentingan NTT, kita harus berdiri bersama,” tegasnya.
PSI NTT juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kedatangan Jokowi dengan penuh kegembiraan, tertib, dan damai. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyuarakan harapan besar bagi kemajuan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat menyambut beliau sebagai sahabat NTT. Mari gunakan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan daerah dan masa depan generasi muda NTT,” pungkas Junaidin. ***







