Ribuan Koperasi Merah Putih Telah Berdiri Kokoh di NTT

oleh -1815 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Wali Kota Kupang Hadiri Acara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Koperasi di Kota Kupang Tahun 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan simbol semangat hidup masyarakat dan gotong royong. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 tingkat Provinsi NTT yang digelar di Aula Kopdit Solidaritas St. Maria Assumpta, Kota Kupang, Selasa (29/7/2025) sore.

“Hari ini kita merayakan sesuatu yang lebih dari sekadar peringatan sebuah lembaga ekonomi. Kita merayakan semangat hidup orang banyak, semangat gotong royong,” ujar Melki Laka Lena dalam sambutannya.

Gubernur NTT menyebut, hingga saat ini terdapat 6.184 unit koperasi yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Koperasi-koperasi ini dinilai berperan penting dalam mengonsolidasi, mengakselerasi, dan mengeskalasi usaha mikro kecil serta menghubungkannya dengan rantai pasok industri nasional.

Lebih jauh, Gubernur menekankan pentingnya peran koperasi dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM. Ia menyebut koperasi sebagai tempat strategis bagi pelaku usaha untuk memperoleh modal usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar dan memproduksi barang-barang baru yang berkualitas.

“Dengan semangat one for all, all for one—satu untuk semua, semua untuk satu—koperasi hadir menjadi sandaran utama para pelaku UMKM,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung Instruksi Presiden dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Saat ini, menurutnya, telah terbentuk lebih dari 80.000 koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, dan sebanyak 3.442 di antaranya berada di NTT.

Dalam sinergi dengan program nasional, Pemprov NTT juga tengah mendorong program One Village One Product (OVOP) guna mengembangkan produk unggulan berbasis desa/kelurahan di seluruh wilayah NTT.

Melki Laka Lena berharap gerakan koperasi di NTT dapat terus berkontribusi aktif mendukung program-program pemerintah daerah, terutama dalam upaya penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Ia juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan tata kelola koperasi agar koperasi semakin dipercaya masyarakat.

BACA JUGA:  Dari Waingapu, Gubernur NTT Kobarkan Semangat Majukan Pendidikan Flobamorata

“Kita ingin koperasi menjadi pilihan rasional bagi tiap warga negara untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya,” tegasnya.

Senada dengan Gubernur, Sekretaris Jenderal Dewan Koperasi Indonesia, Gilang Widya Pramana, juga menyerukan agar semua insan koperasi di NTT bersatu membesarkan koperasi. Ia mengajak seluruh kepala daerah agar terus memberikan dukungan konkret terhadap gerakan koperasi di daerahnya masing-masing.

Peringatan Hari Koperasi ke-78 tingkat Provinsi NTT dan Kota Kupang ini mengusung tema: “Koperasi Mandiri Membangun Ekonomi Nasional yang Berdaulat dan Menjadi Soko Guru Ekonomi Bangsa Berdasarkan UUD.”

Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Ketua Dekopinwil NTT, Ketua Dekopinda Kota Kupang, serta seluruh anggota Kopdit Solidaritas St. Maria Assumpta. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.