Kebakaran Asrama Kuanino, Kapolda NTT Turun Tangan Bantu 9 Keluarga TNI AD

oleh -41 Dilihat
Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko Serahkan Bantuan kepada Anggota TNI Korban Kebakaran. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah dinas atau barak Sonbay di Asrama TNI AD Kuanino, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, mendapat perhatian dari jajaran Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama aparat negara yang sedang mengalami musibah, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyalurkan bantuan bagi sembilan kepala keluarga personel TNI AD yang terdampak kebakaran, Minggu (13/9/2026) sore.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di lokasi kebakaran oleh Karoops Polda NTT Kombes Pol. Komaruz Zaman, S.I.K., M.H., bersama Dirlantas Polda NTT Kombes Pol. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., Dirsamapta Polda NTT Kombes Pol. Prianggodo Heru Kunprsetio, S.I.K., dan Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H.

Kedatangan rombongan Polda NTT disambut jajaran Korem 161/Wira Sakti Kupang, di antaranya Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Albertus Yostina David Alam, Kasi Intel Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Heri Krisnanto, Kasi Log Kasrem 161/WS Kolonel Inf. Muhamad Yusuf, S.I.Kom., M.M., serta Kasi Ter Kasrem 161/WS Letkol Inf. Yuliansa Fitra.

Karoops Polda NTT Kombes Pol. Komaruz Zaman mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT bersama seluruh jajaran Polda NTT terhadap personel TNI AD dan keluarga yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dari Kapolda NTT beserta seluruh jajaran Polda NTT kepada saudara-saudara kita dari TNI AD yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan sebagian tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan tidur, seperti kasur, kain seprai, bantal kepala, bantal guling dan tikar. Selain itu, para korban juga menerima peralatan rumah tangga berupa rice cooker, kompor gas dan tabung LPG, serta bahan pangan atau sembako.

Komaruz menegaskan, kepedulian tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan antara TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai persoalan, khususnya ketika musibah menimpa anggota maupun masyarakat.

“Di tengah musibah, yang paling penting adalah hadir dan saling menguatkan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang terdampak untuk kembali bangkit,” katanya.

Sementara itu, Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Albertus Yostina David Alam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTT, Wakapolda NTT serta seluruh Pejabat Utama Polda NTT atas perhatian yang diberikan kepada personel TNI AD yang terdampak kebakaran.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTT, Wakapolda NTT serta seluruh PJU Polda NTT atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada personel TNI AD yang terdampak kebakaran,” ungkapnya.

Kehadiran jajaran Polda NTT di lokasi kebakaran menjadi wujud nyata solidaritas dan sinergi TNI-Polri. Di tengah musibah yang menimpa sembilan keluarga, kepedulian tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.

Musibah kebakaran Asrama TNI AD Kuanino pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan Polri. Kepedulian yang ditunjukkan bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga kehadiran dan dukungan bagi keluarga yang sedang berusaha bangkit setelah mengalami musibah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.