BI NTT Gaspol Perluas QRIS! Dari Perbatasan hingga Kota Kupang, Transaksi Digital Terus Didorong

oleh -98 Dilihat
BI NTT Perluas Penggunaan QRIS melalui Pekan QRIS Nasional 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menggenjot perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan melalui rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku UMKM, hingga masyarakat di kawasan perbatasan.

Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso, mengatakan pelaksanaan PQN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem transaksi digital sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pembayaran non tunai yang aman dan mudah.

Rangkaian kegiatan telah dimulai melalui Road to PQN pada 4–8 Agustus 2026 dalam event Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di Atambua, Kabupaten Belu. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 2.977 transaksi menggunakan QRIS.

Selain mendorong penggunaan QRIS, BI NTT juga memberikan edukasi mengenai kemudahan transaksi digital serta prinsip Peduli, Kenali, dan Adukan (PeKA) sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan konsumen dalam transaksi keuangan digital.

Perluasan QRIS juga menyasar sektor olahraga. BI NTT bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk mendorong penggunaan QRIS dalam pembayaran tiket pertandingan Liga Pelajar Soeratin U-17 dan Pertiwi yang berlangsung selama Agustus 2026.

Di Kota Kupang, BI NTT menggandeng pemerintah kota untuk mempercepat adopsi transaksi non tunai. Pada 11–13 Agustus 2026, BI NTT mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah oleh Dinas Pertanian Kota Kupang serta Pekan Panutan Pajak oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.

Masyarakat yang melakukan transaksi menggunakan QRIS dalam kedua kegiatan tersebut mendapatkan suvenir menarik. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

Tak hanya di pusat kota, edukasi QRIS juga diperluas ke kawasan perbatasan negara. BI NTT bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), PLBN Wini, dan PLBN Napan untuk memberikan sosialisasi QRIS sekaligus edukasi perlindungan konsumen.

BACA JUGA:  Menjaga Kota dari Krisis Air: Harapan Besar di Balik Forum SDA Terpadu Kupang

Kegiatan tersebut berlangsung pada 13–14 Agustus 2026 di PLBN Wini dan PLBN Napan. Kawasan perbatasan dinilai menjadi wilayah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai transaksi digital yang aman dan praktis.

Puncak Pekan QRIS Nasional 2026 akan berlangsung pada 14–17 Agustus 2026 melalui event QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 di halaman Swiss-Belcourt Kupang.

Event tersebut akan menghadirkan berbagai UMKM lokal dengan seluruh tenant didorong untuk menerima QRIS sebagai metode pembayaran. Masyarakat juga akan disuguhkan wahana permainan digital dengan transaksi QRIS hanya Rp1, meneruskan kesuksesan program Kupang Digital Fest 2026.

Rangkaian kegiatan PQN 2026 tersebut menunjukkan komitmen BI NTT untuk memperluas ekosistem ekonomi digital, tidak hanya di kawasan perkotaan tetapi juga hingga wilayah perbatasan dan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kerja, BI NTT berharap penggunaan QRIS semakin luas sehingga transformasi digital di NTT dapat berjalan lebih cepat, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pelaku usaha lokal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.