Kapolda NTT Sampaikan Duka untuk Korban di Sumba Barat dan Imbau Warga Tak Terprovokasi

oleh -97 Dilihat
Para PJU Polda NTT Bersama Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Waikabubak-Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban di Kabupaten Sumba Barat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyusul kedatangan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda NTT bersama Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali ke rumah duka.

Henry mengatakan, kehadiran jajaran kepolisian di rumah duka merupakan bentuk kepedulian institusi Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami kedukaan.

“Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban. Kehadiran para PJU Polda NTT bersama Kapolres Sumba Barat di rumah duka merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian kepada warga, sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi serta menjaga kedamaian di tengah keluarga yang sedang ditinggalkan,” ujar Henry menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Henry menegaskan, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan dialogis dan kekeluargaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Sumba Barat.

Sementara itu, Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali turut menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas apa yang menimpa korban dan keluarga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi suasana duka ini,” ungkapnya.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sehingga situasi di wilayah Sumba Barat tetap aman dan kondusif.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang berpotensi memicu konflik dan mengganggu kedamaian.

BACA JUGA:  Polda NTT Periksa Ahmad Talib soal Akun “Lika Liku”, Siapa Dalang di Balik Serangan terhadap Kajari Kupang?

“Serahkan seluruh penanganan persoalan hukum kepada prosedur yang berlaku,” demikian imbauan kepolisian.

Kunjungan jajaran Polda NTT dan Polres Sumba Barat ke rumah duka diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah dan masyarakat.

Polisi menekankan pentingnya menjaga suasana tetap tenang dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada mekanisme yang berlaku, demi terciptanya keamanan dan kedamaian di Kabupaten Sumba Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.