Saboak Setahun Berkarya, Pemkot Kupang Rencanakan Ekspansi dan Digitalisasi UMKM

oleh -665 Dilihat
Wali Kota dan Wawali Kupang di HUT Saboak. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) di Taman Nostalgia, Minggu (21/6/2026). Momentum ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan Saboak yang telah berkembang menjadi ruang ekonomi, kreativitas, sekaligus ruang perjumpaan masyarakat.

Perayaan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bawono Ika Sutomo, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keberlangsungan Saboak hingga mampu bertahan dan berkembang selama satu tahun terakhir.

“Saya dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah berkolaborasi menjaga Saboak bisa ada sampai hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran Saboak berawal dari ide sederhana untuk menghidupkan Taman Nostalgia agar tidak hanya menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan inovasi. Pemerintah Kota Kupang memilih melakukan efisiensi serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan dan sponsor, sehingga Saboak dapat terwujud.

“Program ini membuktikan bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh kekuatan kolaborasi,” tegasnya.

Hingga saat ini, Saboak mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp6,3 miliar dengan rata-rata transaksi mencapai Rp80 juta setiap pekan. Menariknya, seluruh aktivitas ekonomi tersebut sepenuhnya dinikmati masyarakat tanpa adanya pungutan retribusi dari pemerintah.

Wali Kota juga mendorong generasi muda untuk berani memulai ide kreatif tanpa harus menunggu kondisi sempurna. Ia menekankan pentingnya keberanian berinovasi sebagai kunci kemajuan daerah.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Dukung Sinergi dengan Kementerian Investasi untuk Perkuat Peran Pelaku Usaha Disabilitas

Ke depan, Pemerintah Kota Kupang berencana mengembangkan Saboak melalui penambahan hari pelaksanaan menjadi tiga kali dalam seminggu, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Selain itu, jumlah lapak akan ditambah, pengamanan diperkuat, serta fasilitas pendukung seperti penerangan dan infrastruktur kawasan akan ditingkatkan.

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah digitalisasi untuk mendukung pemasaran produk UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis menambahkan, keberhasilan Saboak merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengakui bahwa perjalanan selama satu tahun tidak selalu mudah, terutama saat menghadapi tantangan cuaca, namun semangat kolaborasi menjadi kunci utama keberlanjutan program ini.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi agar Saboak semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Bawono Ika Sutomo, mengingatkan pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku UMKM. Ia mendorong para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan merek guna mendapatkan kepastian hukum dan meningkatkan nilai ekonomi usaha.

Perayaan satu tahun Saboak pun tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan di Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.