World Book Day 2026: Sinergi BI NTT dan Pemprov NTT Perkuat Ekosistem Literasi Generasi Muda

oleh -103 Dilihat
Bank Indonesia Perwakilan NTT Gelar World Book Day 2026 di Kupang pada Sabtu, 23 Mei 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Dalam momentum peringatan Hari Buku Internasional dan Hari Buku Nasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan World Book Day 2026 bertema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities” di Lippo Plaza Kupang pada Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi NTT melalui kolaborasi lintas sektor.

Acara tersebut dihadiri oleh Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, jajaran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Balai Bahasa Provinsi NTT, pimpinan perbankan, serta para kepala sekolah, guru, dan pelajar SMA/SMK se-Kota Kupang.

Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ambrosius Kodo menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, serta nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan literasi sebagai fondasi kemajuan pendidikan di daerah.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Rio Khasananda, menekankan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa BI NTT terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi melalui berbagai program edukatif.

“Penguatan literasi tidak hanya melalui penyediaan bahan bacaan, tetapi juga lewat kegiatan yang mendorong kreativitas dan daya pikir kritis generasi muda,” ujarnya.

Berbagai kegiatan turut meramaikan peringatan World Book Day 2026, di antaranya lomba mewarnai, mendongeng, pidato, hingga lomba film pendek yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTT, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan Pokja Bunda Literasi menyerahkan bantuan 1.000 buku bacaan secara simbolis kepada taman dan komunitas baca di NTT. Selain itu, BI juga meresmikan program Generasi Baru Indonesia (GenBI) bagi 270 mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026.

Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif yang dinilai mampu mendekatkan literasi kepada masyarakat. Ia menilai program-program tersebut menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat baca dan semangat belajar generasi muda di NTT.

Pada kesempatan yang sama, BI NTT juga meluncurkan Mobil Literasi Keliling “Literamove” yang dikelola oleh Perpustakaan BI NTT. Program ini diharapkan dapat memperluas akses literasi hingga ke berbagai wilayah, khususnya bagi anak-anak dan pelajar, melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.

Puncak kegiatan diisi dengan sesi bedah buku bersama Dee Lestari yang berlangsung antusias dan dihadiri ratusan peserta. Dalam sesi tersebut, Dee Lestari berbagi pandangan tentang pentingnya membaca, menulis, serta keberanian menuangkan gagasan sebagai bagian dari proses membangun generasi kreatif dan siap menghadapi masa depan.

Melalui penyelenggaraan World Book Day 2026, Bank Indonesia Provinsi NTT berharap semangat literasi dapat terus berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan. Literasi diharapkan tidak hanya menjadi kemampuan dasar, tetapi juga fondasi utama dalam mencetak generasi NTT yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.