Wagub NTT Tinjau Jalan Rusak di Alor, Pastikan Perbaikan Dimulai Tahun Ini

oleh -857 Dilihat
Wagub NTT Bersama Rombongan kondisi Jalan Provinsi di Ruas Kalabahi menuju Desa Kokar, Kecamatan Abal Kabupaten Alor. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Melanjutkan kunjungan kerja hari kedua di Kabupaten Alor, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma meninjau langsung kondisi jalan provinsi di ruas Kalabahi menuju Desa Kokar, Kecamatan Abal, Kamis (20/6). Peninjauan ini dilakukan untuk merespons kondisi jalan yang rusak dan berlubang di sejumlah titik.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni didampingi oleh Bupati Alor Iskandar Lakamau serta sejumlah pimpinan perangkat daerah provinsi, antara lain Kadis PUPR Benyamin Nahak, Kadis PMD Viktor Manek, Kadis Perindag Sony Zet Libing, Karo Umum Agustinus Sigasare, Kaban Pendapatan dan Aset Daerah Alexon Lumba, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulastri Rasyid, dan Kabid Pemasaran Pariwisata Disparekraf Alfons Ara Kian.

Menanggapi kondisi jalan yang rusak, Wagub Johni memastikan bahwa perbaikan ruas jalan Kalabahi–Kokar sejauh 2,7 kilometer akan dikerjakan pada tahun 2025. Selain itu, ruas jalan Watatuku–Mataraben juga akan diperbaiki, dimulai dengan rehabilitasi sepanjang 500 meter tahun ini.

“Saya bersama Kadis PUPR dan jajaran melihat langsung kondisi jalan provinsi yang berlubang. Kita akan segera perbaiki demi membangun konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan perkebunan, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat,” jelas Johni Asadoma.

Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Alor merupakan tanggung jawab bersama antara Pemprov NTT dan Pemkab Alor, disesuaikan dengan kewenangan dan pagu anggaran masing-masing.

Adapun pada tahun anggaran 2025, Pemprov NTT telah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk rehabilitasi jalan Kalabahi–Kokar sepanjang 2,7 kilometer. Sementara untuk ruas Watatuku–Mataraben, dialokasikan dana sebesar Rp3,1 miliar guna rehabilitasi jalan sepanjang 9,5 kilometer dan rekonstruksi sepanjang 0,5 kilometer.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov NTT dalam memperkuat infrastruktur dasar dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah kepulauan seperti Alor. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.