Pemkot Kupang Dukung Penuh Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

oleh -240 Dilihat
Wali Kota Kupang Menerima Audiensi dengan Ketua dan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang bersama Panitia Perayaan Nyepi di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Selasa, 24 Pebruari 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026 di Kota Kupang. Dukungan tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang bersama Panitia Perayaan Nyepi di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Selasa (24/2/26).

Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, memaparkan rangkaian kegiatan Nyepi 2026. Perayaan diawali pada 1 Maret dengan kegiatan donor darah serta Saka Bhoga Sevanam, yakni aksi sosial berbagi takjil atau makanan berbuka puasa oleh umat Hindu kepada umat Muslim di Masjid Al Fitrah Oesapa.

Ketua Panitia Perayaan Nyepi Tahun 2026, I Wayan Gede Astawa menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antarumat beragama di Kota Kupang.

“Kami ingin memperkuat kebersamaan. Teman-teman Hindu berbagi dengan saudara-saudara Muslim. Mereka yang siapkan, kami dukung dananya. Ini bentuk toleransi yang nyata,” ujarnya.

Rangkaian berikutnya meliputi upacara Melasti pada 16 Maret, serta Pawai Ogoh-Ogoh dan Taur Kesanga yang direncanakan berlangsung 18 Maret, sehari sebelum Nyepi. Untuk lokasi pawai, panitia mengusulkan dua alternatif, yakni kawasan Lapangan El Tari seperti tahun-tahun sebelumnya atau mengarah ke kawasan Taman Nostalgia Kupang dan Patung Kirab Remaja.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menyerahkan keputusan teknis kepada PHDI dan otoritas keagamaan Hindu, dengan catatan aspek keamanan, lebar jalan, serta kenyamanan peserta harus diperhitungkan secara matang.

“Pada prinsipnya saya setuju. Yang penting representatif dan tidak menyusahkan teman-teman PHDI saat pelaksanaan. Kalau memang di depan Taman Nostalgia memadai, silakan. Justru bagus karena bisa menghidupkan UMKM dan kawasan itu memang ikon kota kita,” tegasnya.

Selain dukungan teknis dan pengamanan, Wali Kota juga memastikan dukungan anggaran rutin melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tetap tersedia sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pelaksanaan Dharmasanti Nyepi Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

“Untuk Dharmasanti, silakan gunakan Aula Rumah Jabatan. Tidak perlu sewa tempat. Pemerintah siap mendukung agar perayaan berjalan baik dan penuh makna,” ujarnya.

Menurutnya, rangkaian perayaan Nyepi bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan juga cerminan wajah toleransi dan kerukunan di Kota Kupang.
“Yang penting acaranya berjalan baik dan membawa sukacita. Pemerintah Kota Kupang selalu terbuka dan siap berkolaborasi untuk menjaga kerukunan dan keberagaman,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948 diharapkan berlangsung khidmat, aman, serta memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.