Tepati Janji, Wawali Serena Fasilitasi Kontingen LKBB SMK Maritim Nusantara Temui Gubernur Melki

oleh -14 Dilihat
Wawali Kupang Fasilitasi Kontingen LKBB-SMK Maritim Nusantara Temui Gubernur. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menepati janjinya kepada kontingen Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) SMK Maritim Nusantara Kota Kupang. Setelah melepas kontingen untuk berlaga di tingkat nasional, Serena memfasilitasi pertemuan langsung para siswa dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena.

Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (29/8/2026). Pertemuan menjadi momentum bagi para siswa untuk mendapatkan dukungan, arahan, serta penguatan mental sebelum bertolak ke Jakarta.

Kontingen SMK Maritim Nusantara dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 4 September 2026 untuk mengikuti kompetisi LKBB yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Mereka sebelumnya berhasil menjadi juara tingkat provinsi sehingga berhak mewakili NTT di tingkat nasional.

Serena hadir didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M. Turut hadir Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, S.H., M.H., pelatih dari Batalyon Marinir Kupang Serda Marinir Valentino Malo Mabe, jajaran pengurus sekolah, serta 14 anggota kontingen yang terdiri dari peserta dan tim pendamping.

Serena mengatakan, fasilitasi pertemuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memberikan dukungan kepada generasi muda yang membawa nama daerah ke tingkat nasional.

“Kami memfasilitasi adik-adik SMK Maritim Nusantara yang sebelumnya telah dilepas di tingkat kota untuk beraudiensi secara khusus dengan Bapak Gubernur. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan dukungan dan ruang bagi anak-anak muda Kota Kupang yang sedang membawa nama NTT,” ujar Serena.

Menurut Serena, keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara. Para siswa juga memiliki tanggung jawab membawa identitas Kota Kupang dan NTT sehingga harus tampil percaya diri dan menunjukkan karakter daerah.

“Harapan kami, arahan dan motivasi dari Bapak Gubernur menjadi bekal bagi mereka. Mereka tidak hanya bertanding untuk sekolah, tetapi membawa nama Kota Kupang dan Provinsi NTT,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut hangat kedatangan kontingen. Melki mengapresiasi keberhasilan para siswa melaju ke tingkat nasional sekaligus memberikan sejumlah pesan untuk persiapan menghadapi kompetisi.

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, ketahanan fisik, kekompakan, dan semangat juang selama perlombaan. Selain itu, Melki meminta kontingen memanfaatkan ruang kreasi dalam perlombaan untuk memperkenalkan sejarah dan kebudayaan NTT.

Berdasarkan petunjuk teknis perlombaan, sekitar 80 persen penilaian diperuntukkan bagi gerakan baris-berbaris murni (PDP 96), sedangkan 20 persen lainnya diberikan untuk variasi dan kreasi pada bagian penutup.

Melki secara khusus meminta agar unsur sejarah NTT, terutama keterkaitan Ende dengan proses lahirnya Pancasila, dapat dimasukkan dalam variasi gerakan maupun yel-yel kontingen.

“Saya minta dimasukkan pesan khusus dalam variasi gerakan maupun yel-yel kalian. Sampaikan bahwa NTT memiliki bagian penting dalam sejarah lahirnya Pancasila ketika Bung Karno diasingkan di Ende,” ujar Melki.

Menurut Melki, narasi tersebut dapat menjadi kekuatan pembeda bagi kontingen NTT ketika tampil di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Nilai Pancasila adalah fondasi berbangsa yang sangat mahal. Tampilkan dengan bangga agar seluruh Indonesia tahu bahwa kontingen NTT membawa narasi kebangsaan yang kuat. Di samping itu, masukkan juga unsur lokal seperti rumah adat dan kebudayaan NTT,” katanya.

Arahan tersebut mendapat respons dari tim pelatih. Serda Marinir Valentino Malo Mabe mengatakan pihaknya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyempurnakan persiapan kontingen.

“Kami akan menindaklanjuti arahan Bapak Gubernur. Fokus kami adalah menyempurnakan gerakan baris-berbaris murni sekaligus mematangkan variasi dan yel-yel yang membawa pesan Pancasila serta budaya NTT,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polemik Swasti Sari Disebut Sarat Kepentingan, Kuasa Hukum Khawatir Koperasi Bakal Hancur

Sementara itu, Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, menyebut pertemuan dengan Gubernur NTT menjadi suntikan moral bagi para siswa. Ia menilai keberhasilan melaju ke tingkat nasional merupakan pencapaian membanggakan bagi sekolahnya.

“Ini pencapaian luar biasa bagi kami sebagai sekolah swasta. Anak-anak sangat bersemangat meskipun dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki. Dukungan Pemerintah Kota Kupang dan arahan langsung dari Bapak Gubernur NTT menjadi suntikan moral yang sangat besar bagi kami,” kata Jesica.

Ia memastikan seluruh anggota kontingen siap memberikan penampilan terbaik saat berlaga di Jakarta dan membawa nama baik SMK Maritim Nusantara, Kota Kupang, serta Provinsi NTT.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan ditutup dengan pemutaran video dokumentasi latihan, foto bersama, serta ramah tamah antara Gubernur NTT, jajaran Pemerintah Kota Kupang, pihak sekolah, pelatih, dan para anggota kontingen. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.