Suarantt.id, Jakarta-Wali Kota Kupang, Dr. Christian Widodo, terus memperkuat program perlindungan sosial di ibu kota Provinsi NTT. Salah satu langkahnya yakni melakukan audiensi dengan Menteri Sosial RI, Syaifulan Yusuf, membahas inisiatif penebalan bantuan sosial (bansos) berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta pengembangan Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Andre Otta, kepada wartawan pada Minggu (21/9/2025), menjelaskan bahwa audiensi tersebut berlangsung pada Jumat (19/9/2025) di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta. Wali Kota Christian Widodo didampingi Kepala DPMPTSP Andre Otta dan Kabid Dayasos Dinsos Kota Kupang, Gabriel Meo Wio.
Sementara itu, Mensos Syaifulan Yusuf hadir bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo dan Sekjen Kemensos Robben Rico. Pertemuan tersebut fokus membahas rencana penebalan bansos di Kota Kupang berbasis DTSEN dan program Sekolah Rakyat.
Mensos Syaifulan Yusuf mengapresiasi keseriusan Wali Kota Kupang yang datang langsung untuk menyampaikan usulan. “Ini bukti keseriusan pemimpin yang mau mengurus warganya. Kota Kupang menerima tambahan kuota penerima bansos lebih dari 14 ribu jiwa dengan nilai bantuan mencapai lebih dari Rp150 miliar,” ujar Mensos.
Selain itu, Kementerian Sosial juga menyiapkan kuota bagi Kota Kupang untuk program Sekolah Rakyat. “Untuk administrasinya nanti akan difasilitasi oleh Pak Sekjen,” tambah Mensos Yusuf.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Kupang Dr. Christian Widodo menyampaikan terima kasih atas sambutan langsung Menteri Sosial dan jajaran. “Kami berkomitmen bersinergi dengan Kemensos agar bansos tepat sasaran dan mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kota Kupang,” tegasnya.
Terkait program Sekolah Rakyat, Christian Widodo menegaskan Pemkot Kupang telah memenuhi semua kriteria teknis. “Kami berharap Kota Kupang mendapat perhatian khusus untuk pembangunan Sekolah Rakyat karena program ini akan sangat membantu masyarakat. Kami juga siap memenuhi seluruh kewajiban kami sebagai pemerintah daerah,” kata politisi PSI tersebut.
Kabid Dayasos Dinsos Kota Kupang, Gabriel Meo Wio, menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi prioritas Pemkot. “Kami telah memenuhi syarat teknis dan administratif. Kehadiran Pak Wali di Kemensos menjadi bukti komitmen Pemkot Kupang untuk program ini,” ujar Gabriel.
Dengan tambahan kuota bansos dan peluang pembangunan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kota Kupang berharap dapat memperluas jangkauan layanan sosial bagi masyarakat, sekaligus memperkuat upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. ***






