Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menghadiri Ibadah Syukur peringatan 100 tahun berdirinya Jemaat GMIT Nekafmese Naioni yang dirangkaikan dengan perayaan 24 tahun pemandirian gereja tersebut, Selasa (17/6/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum refleksi dan syukur atas perjalanan panjang pelayanan jemaat.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Klasis Kota Kupang Barat, Pdt. Matelda Taopan, para pendeta se-Klasis Kota Kupang Barat, para presbiter, serta segenap jemaat GMIT Nekafmese Naioni.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa peringatan satu abad GMIT Nekafmese Naioni bukan sekadar angka, melainkan simbol ketekunan, pengorbanan, dan kesetiaan jemaat dalam pelayanan lintas generasi. Ia juga mengangkat makna filosofis dari nama Nekafmese yang berarti “satu hati”, sebagai lambang kesatuan jemaat dalam kasih Kristus.
“Kesatuan jemaat dalam kasih telah menjadi kekuatan utama yang menopang pelayanan hingga hari ini. 100 tahun ini adalah jejak kasih dan iman yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Serena.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang menjunjung tinggi prinsip to govern is to serve, bahwa kepemimpinan sejati adalah hadir untuk melayani. Pemerintah, menurutnya, tidak hanya hadir sebagai pembuat kebijakan, tetapi sebagai mitra dan pelayan masyarakat.
Lebih lanjut, Serena menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Kota Kupang yang kembali masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia. Ia menyebut bahwa konsistensi ini tidak terlepas dari kontribusi gereja-gereja, termasuk GMIT, dalam membangun budaya toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
“Gereja menjadi terang di tengah masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai pelayan yang merangkul semua pihak dalam pembangunan berbasis kasih dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Serena juga berharap agar sinergi antara gereja dan pemerintah terus dipelihara demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, beriman, dan toleran. Ia menutup sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun ke-100 kepada seluruh jemaat dan mendoakan agar pelayanan GMIT Nekafmese Naioni terus diberkati Tuhan.
Sementara itu, Wakil Ketua Klasis Kota Kupang Barat, Pdt. Matelda Taopan, dalam refleksinya menyatakan bahwa penyertaan Tuhan selama 100 tahun merupakan bukti kasih setia yang tak pernah berubah.
“Dalam suka dan duka, berhasil maupun gagal, penyertaan Tuhan menjadi dasar pertumbuhan iman jemaat,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa dinamika pelayanan, termasuk pergantian pendeta dan generasi jemaat, adalah hal yang wajar, namun yang paling penting adalah kesetiaan kepada panggilan Tuhan.
“Yang utama bukan hanya tercatat sebagai anggota jemaat, tetapi bertumbuh menjadi pribadi baru dalam Kristus,” tegasnya.
Pdt. Matelda juga mengajak jemaat menunjukkan pertumbuhan rohani dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam tutur kata, perilaku, dan kesetiaan dalam hal-hal sederhana seperti ibadah rumah tangga dan persekutuan jemaat.
Perayaan ini menjadi pengingat akan pentingnya pelayanan yang konsisten, kebersamaan dalam kasih, serta peran gereja sebagai fondasi moral dan spiritual dalam membangun Kota Kupang yang damai dan penuh harapan. ***





