Wali Kota Kupang Apresiasi Program Tabungan Pendidikan Kebbo-Uma: Komunitas Harus Hadir dan Berdampak

oleh -1107 Dilihat
Wali Kota Kupang Serahkan Tabungan Kebbo Uma. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif program tabungan pendidikan yang digagas oleh keluarga besar Bu Lio Maumere Kupang atau Kebbo-Uma. Hal ini disampaikannya dalam acara syukuran akhir dan awal tahun ajaran baru 2025/2026 sekaligus peringatan HUT ke-13 Kebbo-Uma yang digelar di Aula Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, Kamis (10/7/25) malam.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa setiap komunitas dan paguyuban tidak boleh berhenti hanya sebagai simbol atau tempat berkumpul, melainkan harus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

“Kapal dibuat bukan untuk bersandar indah di dermaga, tetapi untuk berlayar, membelah gelombang kehidupan. Dan Kebbo-Uma telah membuktikan diri sebagai kapal yang benar-benar berlayar. Mereka sudah memberi dampak nyata bagi pendidikan dan sosial di Kota Kupang,” tegas dr. Christian Widodo.

Ia juga memuji kontribusi kader-kader Kebbo-Uma, termasuk Ketua Yosef Rasi, yang dinilainya konsisten berkontribusi dalam pembangunan NTT, bahkan sejak dirinya masih menjadi anggota DPRD Provinsi.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa Kota Kupang adalah rumah bersama yang bukan hanya warisan dari leluhur, melainkan pinjaman dari generasi mendatang yang harus dirawat dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau kita menganggap kota ini sebagai warisan, kita bisa bersikap suka-suka. Tapi kalau kita sadar ini adalah pinjaman dari anak cucu, maka kita akan lebih berhati-hati dalam merawat dan membangun,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena juga memberikan apresiasi terhadap semangat Kebbo-Uma yang menempatkan pendidikan sebagai fokus utama gerakan sosial mereka.

“Saya jarang hadir di acara paguyuban yang orientasinya kuat pada pendidikan. Dan ini sangat inspiratif. Ini bukan hanya nostalgia atau joget-joget semata, tapi sungguh menjadi gerakan masyarakat yang maju,” ujar Gubernur Melki.

Ia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan Kebbo-Uma bisa menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain di NTT untuk terus mendukung pembangunan daerah dengan semangat solidaritas dan kebersamaan.

BACA JUGA:  SDK Don Bosco 3 Kupang Lahirkan Banyak Tokoh di NTT, Termasuk Melkiades Laka Lena dan Christian Widodo

Program tabungan pendidikan Kebbo-Uma sendiri telah berjalan sejak tahun 2013. Melalui sistem iuran arisan sebesar Rp175.000 per bulan dari para anggota, dana yang terkumpul dikelola untuk mendukung biaya pendidikan anak-anak Kebbo-Uma mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Selain itu, sebagian dana juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan investasi komunitas.

Ketua Kebbo-Uma, Yosef Rasi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya untuk kebutuhan internal komunitas, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Jika semua komunitas berpikir dan bertindak seperti ini, maka beban pemerintah dalam dunia pendidikan akan jauh lebih ringan. Ini adalah kolaborasi nyata,” ungkap Yosef.

Dalam acara tersebut, sebanyak 16 pelajar menerima bantuan pendidikan, terdiri dari siswa SMA dan mahasiswa baru. Yosef menambahkan bahwa program ini memperkuat nilai gotong royong dan mendukung semangat “Ayo Bangun NTT” yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.

Acara berlangsung meriah namun penuh kekeluargaan, menjadi momentum refleksi, syukur, dan komitmen bersama untuk terus berkarya membangun masyarakat melalui pendidikan dan solidaritas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.