Suarantt.id, Larantuka-Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Flores Timur, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mengunjungi SMA Negeri 1 Larantuka dan SMK Negeri 1 Larantuka pada Jumat (18/7/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau fasilitas pendidikan sekaligus menyapa langsung para siswa baru yang tengah mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Dalam peninjauannya, Wakil Gubernur Johni didampingi sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi NTT. Fokus peninjauan adalah ruang komputer dan sarana pembelajaran digital yang menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Di hadapan 432 siswa SMAN 1 Larantuka dan 239 siswa SMKN 1 Larantuka Johni menyampaikan pesan motivasi yang kuat. Ia mengajak seluruh siswa untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan tidak takut bermimpi besar.
“Saya senang sekali bisa bertatap muka dengan anak-anak sekalian. Dunia terus berkembang dan semakin maju. Kalau kita tidak mengikuti perkembangan zaman, maka kita akan tertinggal. Maka dari itu, kalian harus siap, kalian juga harus berani untuk asah jiwa kepemimpinan, menyampaikan ide dan gagasan,” ujarnya.
Wagub juga mencontohkan pentingnya mimpi yang relevan dengan potensi lokal.
“Jika mau jadi Petani, jadilah Petani modern. Kalau mau jadi Nelayan, jadilah Nelayan yang punya kapal sendiri dan pabrik es. Kita ini kaya akan ikan. Jangan hanya bermimpi kecil. Tapi ingat, untuk mewujudkan mimpi itu, kalian harus belajar dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Dalam arahannya, Johni menyampaikan tujuh pesan penting kepada para siswa:
- Setiap anak harus punya cita-cita dan mimpi besar;
- Disiplin dalam belajar dan bertindak;
- Rajin dan fokus pada tujuan;
- Inovatif dan berani tampil beda;
- Membangun jejaring sosial dan pertemanan yang positif;
- Memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman, termasuk penguasaan teknologi informasi dan digital;
- Menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris.
Pesan-pesan tersebut menjadi penyemangat bagi para siswa untuk tidak hanya bermimpi, tetapi juga menyiapkan diri secara matang melalui kerja keras, keterampilan, dan kepercayaan diri.
Tinjau PPI Amagarapati-Larantuka: Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan UMKM
Masih dalam kunjungan di Flores Timur, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga menyempatkan diri meninjau Pelabuhan Perikanan (PPI) Amagarapati-Larantuka yang berada di bawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.
Wagub Johni disambut oleh Kepala UPTD PPI, Antonius Andy Amuntoda bersama para staf ASN. Di lokasi tersebut, Johni meninjau sejumlah fasilitas seperti pabrik es dan tempat penyimpanan ikan.
Dalam arahannya, Johni menekankan pentingnya mendorong peran UMKM lokal dalam pengelolaan hasil perikanan melalui program One Village One Product (OVOP), sebagai upaya nyata menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Ke depannya kita harapkan agar ikan-ikan yang kita miliki dapat dikelola langsung oleh UMKM yang ada. Ini penting untuk memberdayakan masyarakat dan mendukung program OVOP,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya proses hilirisasi agar produk perikanan NTT tidak hanya dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah.
“Selama ini kita kirim ikan mentah dengan harga murah, lalu diolah di luar dan dijual kembali ke kita dengan harga tinggi. Ini harus diubah. Kita harus olah sendiri, buat produk jadi yang bernilai ekonomi lebih tinggi,” tegas Johni.
Kunjungan ini mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memperkuat sektor pendidikan dan perikanan sebagai pilar utama pembangunan daerah, terutama dalam menyiapkan generasi muda dan memberdayakan potensi lokal.***





