Ahmad Yohan Ajak Pelajar NTT Jadi Garda Terdepan Jaga Empat Pilar Kebangsaan

oleh -1365 Dilihat
Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Ahmad Yohan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Labuan Bajo-Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula MIS Leheng, RT/RW 02/01, Kampung Leheng, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025 ini merupakan bagian dari upaya Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah dinamika global yang terus berubah.

Empat pilar kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sesi pemaparannya, Ahmad Yohan menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam terhadap keempat pilar ini sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Di tengah derasnya arus globalisasi, mereka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga jati diri bangsa,” tegas Ahmad Yohan yang akrab disapa AYO.

Ia menambahkan bahwa globalisasi membawa pengaruh besar terhadap nilai-nilai sosial dan budaya bangsa Indonesia. Nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat perlahan mulai tergerus dan tergantikan oleh budaya luar yang lebih bebas dan tanpa batas.

“Jika tidak dibentengi dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, generasi muda kita bisa kehilangan arah, bahkan mudah terprovokasi oleh ideologi-ideologi yang bertentangan dengan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Ahmad Yohan juga menekankan pentingnya aksi nyata dan gerakan kolektif dari seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjaga dan merawat kebhinekaan Indonesia. Ia berharap agar para pelajar di NTT khususnya, terus menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan rasa kemanusiaan yang kuat.

“Mahasiswa dan pelajar adalah agent of change, agen perubahan yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Mereka harus memiliki nilai (value) dan moralitas yang tinggi agar Indonesia bisa terus tumbuh dan berkembang tanpa kehilangan identitas budayanya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, MPR RI berupaya membangun kembali kesadaran kolektif generasi muda Indonesia tentang pentingnya mempertahankan identitas dan nilai-nilai luhur bangsa sebagai benteng dari pengaruh global yang makin kuat.

Ahmad Yohan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai pelosok daerah sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan dan pembinaan generasi muda yang cinta tanah air. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.