Suarantt.id, Kupang- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mematangkan berbagai persiapan menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana NTT bersama Nusa Tenggara Barat akan bertindak sebagai tuan rumah. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan kontingen NTT mampu meraih 37 medali emas dalam ajang olahraga nasional tersebut.
Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara eksklusif podcast bertajuk Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur NTT: Capaian, Tantangan, dan Arah Pembangunan ke Depan yang digelar di Kantor Victory News, Kupang pada Senin (23/2/2026).
Menurut Gubernur Melki, target 37 medali emas bukan hanya soal prestasi semata, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan PON memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTT secara luas.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan PON XXII harus mampu menghadirkan “lima sukses”, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses pariwisata, serta sukses ekonomi.
Dengan demikian, ajang olahraga empat tahunan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Sebagai bentuk keseriusan dalam menyambut PON 2028, Pemerintah Provinsi NTT telah menyiapkan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk mendukung berbagai kebutuhan persiapan. Anggaran tersebut akan difokuskan pada renovasi serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga di sejumlah titik.
Pemerintah juga mengedepankan pola kolaboratif dalam pelaksanaan persiapan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Langkah tersebut diyakini mampu memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Gubernur Melki optimistis, melalui sinergi dan komitmen bersama, pelaksanaan PON XXII Tahun 2028 di NTT akan berlangsung meriah, tertib, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.
Selain meningkatkan prestasi olahraga, momentum PON diharapkan menjadi ajang promosi potensi daerah yang mampu memperkuat citra NTT di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah pun menargetkan dampak penyelenggaraan PON dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah tersebut. ***





