Didominasi Generasi Muda, IKADA Kupang 2026-2029 Siap Lanjutkan Nilai Kekeluargaan

oleh -81 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Bersama Pengurus IKADA Kupang Periode 2026-2029. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Pengurus Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2026-2029 resmi dilantik pada Sabtu (18/4/2026) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan IKADA, Yohanis Tay dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Kebersamaan Warga Asli Ngada di Kota Kupang dalam Semangat Kekeluargaan dan Cinta Kasih” dengan subtema “IKADA Kuat, Kompak, dan Berdampak”. Acara diawali dengan upacara adat dari Paguyuban Riung, yang menambah nuansa budaya khas Ngada dalam prosesi pelantikan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi IKADA dalam pembangunan Kota Kupang.

Menurutnya, IKADA telah menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

“Tahun ini Kota Kupang genap berusia 140 tahun. Perjalanan panjang ini diwarnai berbagai tantangan dan harapan. IKADA menjadi salah satu elemen penting yang turut berkontribusi dalam pembangunan kota ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa IKADA bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga menjadi jembatan nilai yang menghubungkan kearifan lokal masyarakat Ngada dengan dinamika kehidupan di Kota Kupang.

“IKADA adalah kekuatan sosial yang membawa nilai budaya, solidaritas, dan semangat kekeluargaan. Nilai-nilai ini perlu terus dijaga dan dibagikan kepada seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Festival Malam Budaya dalam rangka HUT ke-140 Kota Kupang. Festival ini akan menjadi ruang ekspresi bagi berbagai komunitas budaya, termasuk IKADA.

Sementara itu, Ketua IKADA Kupang periode 2026-2029, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa kepengurusan saat ini didominasi oleh generasi muda, dengan sekitar 85 persen pengurus berusia di bawah 50 tahun. Hal ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi.

BACA JUGA:  Suasana Ceria Warnai Kunjungan Wagub NTT ke TK Artha ASI 18 Angkasa Mali

“Ini adalah momentum transisi kepemimpinan kepada generasi muda. Bukan untuk menggantikan peran senior, tetapi melanjutkan nilai-nilai yang telah diwariskan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses pemilihan ketua berlangsung secara demokratis dengan melibatkan empat kandidat, yang mencerminkan semangat keterbukaan dalam organisasi.

Menurutnya, kekuatan IKADA tidak hanya terletak pada banyaknya program, tetapi pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, kepengurusan baru akan lebih fokus pada program yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita tidak perlu banyak program, tetapi harus ada yang benar-benar berdampak,” tegasnya.

Dengan mengusung visi “Kuat, Kompak, dan Berdampak”, ia mengajak seluruh anggota IKADA untuk terus menjaga semangat kebersamaan, solidaritas, serta budaya berbagi dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi IKADA Kupang untuk semakin memperkuat peran sebagai organisasi paguyuban yang tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.