Suarantt.id, Kupang-Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengumumkan bahwa sistem Sirkulasi Siklonik yang terbentuk dalam beberapa hari terakhir di kawasan Selatan Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) kini telah berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 97S. Sistem ini terpantau bergerak ke arah timur, menuju wilayah selatan Pulau Rote dan Pulau Timor.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, menjelaskan bahwa informasi terkait fenomena tersebut telah disampaikan dalam Siaran Pers BMKG tanggal 12 November 2025. Berdasarkan pemantauan terbaru, Bibit Siklon Tropis 97S mulai memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Bibit Siklon Tropis 97S berpotensi memicu hujan sedang hingga sangat lebat, disertai petir, angin kencang, serta gelombang tinggi di beberapa wilayah NTT. Masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini,” ujar Sti Nenot’ek.
Meski demikian, ia memastikan fenomena ini tidak memiliki intensitas seperti Siklon Tropis Seroja yang melanda NTT pada tahun 2021. “Tidak perlu panik. Bibit siklon ini tidak sekuat Seroja. Dampaknya tidak sebesar kejadian tersebut,” tambahnya meyakinkan.
Secara posisi, BMKG memastikan Bibit Siklon Tropis 97S berada pada jarak yang cukup aman dari Pulau Rote dan Timor. Sistem ini juga diprediksi terus bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga potensi peningkatan dampak lebih lanjut diperkirakan rendah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi nelayan, pengguna jasa maritim, dan wilayah yang rawan banjir atau longsor akibat hujan intensitas tinggi. “Tetap pantau informasi resmi dari BMKG. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi,” tegas Sti Nenot’ek.
Data dan informasi cuaca resmi dapat diperoleh melalui situs www.bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, serta akun media sosial @infobmkg, @infobmkgeltari, atau langsung melalui nomor layanan Stasiun Meteorologi El Tari Kupang di 0811-3940-4264.
BMKG menutup imbauannya dengan pesan agar masyarakat selalu waspada namun tetap tenang menghadapi dinamika cuaca di wilayah NTT. ***






