Christian Widodo Terpilih Kembali Pimpin PSI NTT, Rakorwil Jadi Momentum Penguatan Struktur Partai

oleh -801 Dilihat
DPW PSI NTT Gelar Rakorwil di Hotel Harper Kupang pada Jumat, 19 Desember 2025. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi dan soliditas partai menjelang agenda politik ke depan.

Rakorwil PSI NTT dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, di antaranya Wakil Ketua Umum DPP PSI dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia yang juga Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Turut hadir dalam Rakorwil ini Wali Kota Kupang yang juga Anggota Dewan Pembina DPP PSI, Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo, serta seluruh ketua dan pengurus PSI tingkat kabupaten/kota se-NTT, pengurus kecamatan hingga kelurahan. Sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PSI juga tampak hadir, di antaranya Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Kabupaten Kupang Aurum Obe Titu Eki, serta Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan. Rakorwil ini juga diikuti anggota DPRD Provinsi NTT dan DPRD kabupaten/kota dari PSI.

Dalam Rakorwil tersebut, dr. Christian Widodo kembali terpilih dan dipercaya memimpin DPW PSI NTT. Sekaligus, Rakorwil ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPW dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI se-NTT oleh Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka.

PSI NTT menegaskan komitmennya untuk membangun solidaritas internal dan memperkuat struktur organisasi partai mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC, hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT). Penguatan struktur ini dinilai menjadi kunci utama dalam memperluas basis dukungan serta meningkatkan kinerja partai di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Hadir untuk Masyarakat Pesisir Lewat Bantuan Coolbox Bagi Nelayan

Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo yang juga menjabat sebagai Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa PSI NTT mengalami perkembangan signifikan dibandingkan masa awal pembentukan partai di daerah tersebut.

“Sekarang kita Rakor di hotel mewah, dulu kita kopdar di lapangan futsal. Kita sewa lapangan futsal Rp150 ribu satu jam, lalu sewa kursi untuk berkumpul dan diskusi,” kenangnya.

Menurut Christian, capaian PSI saat ini merupakan hasil dari kerja-kerja konsisten para kader yang terus hadir dan bekerja untuk masyarakat. Ia pun mengajak seluruh kader, termasuk yang baru bergabung, untuk terus menjalankan visi dan misi partai secara konsisten.

“Karena visi tanpa aksi adalah halusinasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Christian meminta seluruh pimpinan DPD PSI di 22 kabupaten/kota se-NTT untuk segera melengkapi struktur dan perangkat partai sebagai bagian dari penguatan organisasi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Jaga terus kekompakan, rapatkan barisan. Kuncinya adalah kolaborasi dan gotong royong,” ujarnya.

Dalam Rakorwil ini, PSI NTT juga menargetkan pembentukan fraksi murni di seluruh wilayah NTT pada Pemilu 2029 mendatang. “Setiap dapil harus satu fraksi. Anggota DPR RI juga harus kita punya. Itu cita-cita kita,” tandas Christian.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa capaian PSI NTT saat ini merupakan buah dari konsistensi dan kerja nyata seluruh kader. Ia menyampaikan bahwa Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, memberikan apresiasi atas kinerja PSI NTT yang tercermin dari hasil Pemilu 2024.

Isyana juga menyampaikan pesan dari Kaesang Pangarep agar PSI di NTT segera menuntaskan struktur kepengurusan hingga ke tingkat paling bawah. “Pesan Mas Ketum Kaesang, tuntaskan struktur sampai ke akar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Gereja St. Mathias Tofa

Selain itu, Isyana meminta para kepala daerah dan anggota legislatif dari PSI untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan amanah dan aspirasi rakyat melalui kerja nyata.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan menjalankan aspirasi mereka secara sungguh-sungguh,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.