Dari Sekolah Kecil Menjadi Besar: Kisah Mandasia dan KABOAK di TK ABA III

oleh -739 Dilihat
Okto Nitboho dan Mandasia Samsudin. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Dunia pendidikan Kota Kupang kembali mendapat kabar membanggakan. TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) III berhasil meraih Juara 1 Lomba Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi Tingkat TK Kota Kupang Tahun 2025. Prestasi ini bukan datang begitu saja, tetapi merupakan buah dari perjalanan panjang sang kepala sekolah, Mandasia Samsudin, bersama filosofi kepemimpinan lokal yang sedang menjadi perbincangan: KABOAK.

KABOAK: Dari Bahasa Kupang Menjadi Filosofi Kepemimpinan

“Kaboak” dalam bahasa Kupang berarti besar. Namun bagi Mandasia, besar bukan sekadar ukuran, melainkan visi. Sebuah keyakinan bahwa sekolah kecil pun bisa tumbuh menjadi lembaga yang dikenal, dihargai, dan berdampak.

KABOAK kemudian ia terjemahkan menjadi enam prinsip yang menuntun arah perubahan TK ABA III:

  • K-Kolaborasi: Merangkul orang tua, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan.
  • A-Amanah: Pemimpin yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab.
  • B-Berdaya: Menjadikan tantangan sebagai peluang pertumbuhan.
  • O-Optimis: Meyakini setiap potensi dapat menjadi kekuatan.
  • A-Aktif: Menggerakkan seluruh komponen sekolah untuk visi bersama.
  • K-Kreatif: Melahirkan inovasi dalam pembelajaran dan pengelolaan sekolah.

Kepala sekolah itu harus mampu membawa sekolah menjadi besar maju, terkenal, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tegas Mandasia.

Perjalanan Menjadi Pemimpin Pembelajar

Bagi Mandasia, kemenangan ini bukan garis akhir. Ia mengaku mengikuti lomba bukan untuk mengejar piala, melainkan menjadi pemimpin pembelajar pemimpin yang terus berkembang, berbagi inspirasi, dan menebar praktik baik.

Prestasi tertinggi kepala sekolah bukan piagam, tetapi ketika ia mampu menumbuhkan semangat dan keberhasilan guru serta murid-muridnya,” ujarnya.

Ia menutup refleksinya dengan pesan yang selalu menjadi penyemangatnya:
“Manjadda wa jadda siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil.”

Apresiasi dari Dinas Pendidikan Kota Kupang

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Nitboho, turut memberikan apresiasi atas capaian ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan TK ABA III harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya di Kota Kupang untuk terus berinovasi dan berkarya.

TK ABA III: Bukti Bahwa Kepemimpinan yang Membumi Menghasilkan Sekolah yang ‘Besar’

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa sebuah sekolah tidak ditentukan oleh besarnya bangunan, tetapi oleh besar-nya visi dan komitmen para pendidiknya. Dengan KABOAK sebagai filosofi, TK ABA III menjelma menjadi lembaga yang berdaya, kreatif, dan memberi dampak luas.

Mandasia berharap, semangat ini bisa menular.

Semoga keberhasilan ini menjadi energi positif untuk seluruh kepala sekolah dan guru di Kota Kupang. Mari terus belajar dan tidak berhenti berbuat baik bagi anak-anak yang kita layani.

TK ABA III kini berdiri sebagai contoh bahwa ketika dipimpin dengan hati, visi, dan tindakansekolah kecil sekalipun bisa menjadi besar. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.