DAS Benain Terbesar di NTT Terancam? BPDAS Serukan Kolaborasi 4 Kabupaten

oleh -209 Dilihat
Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames atau akrab disapa dengan sebutan Dolfus, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Benain yang merupakan DAS terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam penjelasannya, Dolfus mengungkapkan bahwa DAS Benain memiliki luas mencapai 327.515 hektare dengan panjang sungai utama sekitar 132 kilometer, menjadikannya yang terpanjang di NTT. Wilayah DAS ini membentang melintasi empat kabupaten, yakni Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, dan Malaka sebagai daerah hilir (outlet).

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama yang kuat antar pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan DAS tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dipandang sebagai satu kesatuan bentang alam yang saling mempengaruhi.

“Perlu komitmen yang kuat antara para pemimpin daerah dalam mengelola bentang lahan ini sebagai satu kesatuan. Apa yang terjadi di hulu akan berdampak langsung ke hilir,” ujarnya.

Dolfus menekankan bahwa kunci utama dalam pengelolaan DAS Benain terletak pada kolaborasi lintas sektor dan wilayah.

Hal itu mencakup koordinasi, integrasi, sinkronisasi, serta sinergitas dalam program, kegiatan, hingga penganggaran dan peran para pihak.

Ia juga mengaku terus menyuarakan pentingnya kerja kolaboratif dalam setiap kesempatan pertemuan dengan para kepala daerah di wilayah DAS Benain.

“Kerja-kerja pengelolaan DAS adalah kerja kolaboratif. Kuncinya ada pada koordinasi dan sinergi. Ini yang terus kami dorong,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dolfus mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Bumi ini hanya satu, dan tanggung jawab untuk merawatnya ada pada kita semua,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.