Gubernur Melki Sebut Jamkrida NTT On The Right Track, Siap Perluas Layanan ke Luar Daerah

oleh -609 Dilihat
Gubernur Melki Didampingi Plt Dirut PT Jamkrida NTT Beri Keterangan Pers. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida NTT yang berlangsung di kantor perusahaan tersebut pada Rabu (11/3/2026) malam.

Rapat ini membahas berbagai agenda strategis terkait kinerja perusahaan, rencana kerja tahun 2026, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Rapat tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flori Wuisan, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT Selfi H. Nange, Kepala Biro Hukum Odemarks Sombu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Jamkrida NTT Frits O. Fanggidae, Plt. Direktur Operasional Ferdinand Lerrick, serta notaris.

Dalam arahannya, Gubernur Melki menyampaikan bahwa kondisi PT Jamkrida NTT saat ini berada dalam posisi yang baik dan sehat. Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi pada masa lalu terus diselesaikan secara bertahap sehingga perusahaan kini berada pada jalur yang benar.

“Secara umum posisi PT Jamkrida NTT bagus dan sehat. Hal-hal yang menjadi persoalan di masa lalu juga terus kita bereskan. Perusahaan ini sudah berada pada jalur yang benar atau on the right track,” ujar Melki.

Selain memperkuat tata kelola internal, Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong PT Jamkrida NTT untuk memperluas jangkauan layanan ke luar daerah. Salah satu peluang yang tengah dijajaki adalah ekspansi layanan penjaminan ke wilayah Maluku dan Maluku Utara yang hingga kini belum memiliki perusahaan penjaminan daerah.

Melki menyebutkan, Pemerintah Provinsi NTT akan membangun komunikasi dengan para kepala daerah di kedua provinsi tersebut untuk membuka peluang kerja sama layanan penjaminan.

“Kita juga sedang memikirkan kemungkinan untuk merambah wilayah di luar NTT, terutama di daerah yang belum memiliki Jamkrida seperti Maluku dan Maluku Utara. Saya akan berkomunikasi dengan para gubernur di sana agar kita bisa membuka kerja sama,” tambahnya.

BACA JUGA:  PLTU Timor-1 Siap Beroperasi Penuh November 2025, Diproyeksikan Atasi Pemadaman Listrik di Pulau Timor

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Jamkrida NTT, Frits O. Fanggidae menyampaikan bahwa kinerja perusahaan menunjukkan tren positif. Pada tahun buku 2025, PT Jamkrida NTT mampu memberikan dividen kepada Pemerintah Provinsi NTT lebih dari Rp7,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2026, perusahaan menargetkan peningkatan signifikan terhadap kinerja keuangan, termasuk peningkatan dividen bagi pemerintah daerah.

“Tahun 2026 kita menargetkan dividen meningkat hingga sekitar Rp15 miliar. Untuk mencapai target itu, laba bersih perusahaan diproyeksikan dapat meningkat hingga sekitar Rp25 miliar,” jelas Frits.

Optimisme tersebut didukung oleh rencana tambahan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp21 miliar. Berdasarkan hasil audit Inspektorat, PT Jamkrida NTT dinilai telah memenuhi syarat untuk menerima tambahan penyertaan modal tersebut.

Dengan tambahan modal itu, kapasitas penjaminan perusahaan diperkirakan meningkat secara signifikan.

“Tambahan modal Rp21 miliar ini akan meningkatkan kapasitas penjaminan sekitar Rp400 hingga Rp500 miliar. Dengan total ekuitas sekitar Rp185 miliar, maka kapasitas penjaminan kita bisa mencapai sekitar Rp5 triliun,” ungkapnya.

Sebagai gambaran, realisasi volume penjaminan PT Jamkrida NTT pada tahun 2025 telah mencapai sekitar Rp3,7 triliun.
Selain penguatan permodalan, perusahaan juga terus mengembangkan sistem layanan berbasis digital. Saat ini, layanan penjaminan proyek telah terhubung secara daring dengan seluruh 21 kabupaten/kota di Provinsi NTT sehingga proses penerbitan sertifikat penjaminan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

Model layanan digital tersebut juga akan menjadi dasar strategi ekspansi perusahaan ke wilayah Maluku dan Maluku Utara. Melalui kerja sama dengan Gapensi, layanan penjaminan dapat diakses oleh para pelaku usaha tanpa harus membuka kantor cabang baru di daerah tersebut.

BACA JUGA:  DPRD NTT Dorong Penguatan Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk Tingkatkan SDM

Dengan berbagai langkah strategis yang disiapkan, manajemen PT Jamkrida NTT optimistis target bisnis tahun 2026 dapat tercapai, termasuk peningkatan volume penjaminan serta kontribusi dividen yang lebih besar bagi Pemerintah Provinsi NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.