Gubernur Melki Tegaskan Lulusan Muhammadiyah Kupang Harus Jadi Generasi Emas dan Berintegritas

oleh -1802 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Acara Wisuda Universitas Muhamadiyah Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak para lulusan Universitas Muhammadiyah Kupang untuk menjadi generasi emas NTT yang berintegritas, mandiri, dan mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXXV dan Pascasarjana I Universitas Muhammadiyah Kupang Periode Genap Tahun Anggaran 2024/2025, yang digelar di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan wisuda tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Zainur Wula, Ketua MUI Provinsi NTT, Muhammad S. Wongso, Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Sandi Maryanto, unsur Forkopimda, perwakilan LLDikti Wilayah XV, para guru besar, dosen, tenaga pendidik, serta orang tua dan wali wisudawan.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kupang atas keberhasilan melahirkan para lulusan baru yang siap mengabdi kepada bangsa dan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat NTT, saya mengucapkan selamat kepada Rektor, segenap civitas akademika, serta para wisudawan dan wisudawati. Kiranya sukacita ini membawa semangat dan harapan baru bagi kita semua,” ujar Gubernur Melki.

Gubernur Melki menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Ia berpesan agar para lulusan terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai bidang keilmuan masing-masing.

“Momentum wisuda ini bukan hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal dari pengabdian. Gelar yang disematkan membawa tanggung jawab moral dan sosial untuk membangun bangsa, khususnya NTT yang kita cintai,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki juga menyoroti tantangan serius dunia pendidikan di NTT, terutama terkait rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di peringkat ke-35 dari 38 provinsi di Indonesia. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia, terutama dalam hal literasi dan numerasi.

“Banyak anak-anak kita, bahkan di tingkat perguruan tinggi, masih kesulitan dalam kemampuan dasar seperti membaca dan berhitung. Ini tantangan besar yang harus kita hadapi bersama, melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung nilai-nilai toleransi, keilmuan, dan kemanusiaan, Gubernur Melki berharap Universitas Muhammadiyah Kupang terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual, berakhlak mulia, dan memiliki semangat pengabdian.

“Lulusan Universitas Muhammadiyah Kupang diharapkan menjadi bagian dari generasi emas NTT — generasi yang berpikir kritis, berintegritas, dan mampu melahirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki juga mendorong para lulusan untuk memanfaatkan berbagai program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Gerakan Beli NTT, One Village One Product (OVOP), serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Menurutnya, berbagai program tersebut membuka ruang besar bagi generasi muda untuk menjadi pelaku wirausaha yang kreatif dan produktif.

“Saya berharap para wisudawan dan wisudawati mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilannya di dunia kerja maupun dunia usaha. Dengan semangat inovasi dan tanggung jawab sosial, saya percaya lulusan Universitas Muhammadiyah Kupang akan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat,” pungkas Gubernur Melki.

Untuk diketahui, Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXXV dan Pascasarjana I Universitas Muhammadiyah Kupang tahun ini dibagi dalam tiga gelombang dengan total 981 wisudawan dan wisudawati. Gelombang pertama dilaksanakan pada Selasa (7/10) dengan 337 orang, gelombang kedua Rabu (8/10) sebanyak 330 orang, dan gelombang ketiga Kamis (9/10) diikuti oleh 314 orang. ***

i?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.