Jalan Rusak Parah di Rata Bena Telan Korban, Wisatawan Asal Bandung Alami Kecelakaan

oleh -576 Dilihat
Kondisi Jalan Rusak di Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten TTS. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, So’E-Kondisi jalan rusak parah di jalur Rata Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kembali memakan korban. Seorang wanita penjelajah alam asal Bandung mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur tersebut pada siang hari, ketika hendak berekreasi menuju Pantai Oetune.

Kecelakaan terjadi diduga akibat banyaknya genangan air yang menutupi lubang-lubang besar di badan jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara sulit melihat kerusakan jalan, sehingga berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan.
Korban saat ini telah dievakuasi dan sementara menjalani perawatan medis di Puskesmas (PKM) Panite, Kecamatan Amanuban Selatan. Hingga berita ini diturunkan, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan masih mendapatkan penanganan medis.

Warga setempat menyebutkan bahwa kerusakan jalan di Rata Bena sudah berlangsung lama dan semakin parah saat musim hujan. Genangan air di lubang-lubang jalan kerap menipu pengendara, terutama pendatang yang belum mengenal kondisi jalan.

“Kalau sudah ada korban seperti ini, siapa yang bertanggung jawab? Jalan ini rusak bukan baru kemarin,” keluh salah satu warga pada 1 Januari 2025.

Kondisi serupa tidak hanya terjadi di wilayah Rata Bena. Warga juga menyoroti masih banyaknya jalan berlubang di Kota Kupang yang hingga kini belum diperbaiki secara maksimal. Bahkan, sejumlah ruas jalan yang sudah dilakukan pengerjaan sejak Desember lalu belum juga diaspal dan terkesan dibiarkan begitu saja.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah serius untuk memperbaiki infrastruktur jalan, terutama jalur-jalur vital dan akses menuju destinasi wisata. Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi jalan rusak dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mencoreng citra pariwisata daerah.

Warga juga mengimbau para pengendara, khususnya wisatawan, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Rata Bena dan wilayah rawan lainnya, terutama saat hujan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.