Suarantt.id, Kupang-Di tengah teriknya matahari Kota Kupang, udara terasa sejuk di Perumahan Bumi Naimata Indah, Kamis (16/10/2025) pagi. Suasana kebersamaan terpancar saat jajaran Perumda Air Minum Kota Kupang dan PT Gabriel Bangun Jaya menandatangani berita acara serah terima kepemilikan infrastruktur air bersih sebuah momentum penting yang menandai langkah maju dalam kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, bersama Direktur PT Gabriel Bangun Jaya, Maya L. Wila Tiro, disaksikan sejumlah staf kedua lembaga di lokasi perumahan. Dalam suasana penuh keakraban, keduanya sepakat menyerahkan sepenuhnya pengelolaan air bersih di Perumahan Bumi Naimata Indah kepada Perumda mulai 1 November 2025.
“Kami menyampaikan terima kasih atas inisiasi dan kolaborasi luar biasa dari Ibu Maya dan jajaran manajemen PT Gabriel Bangun Jaya. Mereka menyerahkan sepenuhnya pengelolaan air minum di Perumahan Bumi Naimata Indah kepada kami, terhitung mulai bulan depan,” ujar Isidorus Lilijawa usai acara.
Perumahan Bumi Naimata Indah sendiri memiliki 32 unit rumah dengan sambungan air aktif yang kini akan dikelola oleh Perumda. Tak hanya itu, pengembang juga menyerahkan seluruh aset infrastruktur air, mulai dari reservoir berkapasitas 10.000 liter, sumur bor, pompa submersible kapasitas 1,5 Di, panel listrik 600 VA, jaringan perpipaan internal, hingga 30 sambungan rumah aktif.
Langkah ini, menurut Isidorus, merupakan bentuk sinergi ideal antara swasta dan pemerintah dalam memperluas layanan publik yang langsung menyentuh masyarakat.
“Ini menjadi model kerja sama yang patut dicontoh. Para pengembang bisa fokus membangun perumahan, sementara pengelolaan air minum diserahkan kepada Perumda agar pelayanan lebih optimal dan terintegrasi,” jelasnya.
Isidorus juga mengapresiasi komitmen PT Gabriel Bangun Jaya yang berencana melakukan langkah serupa di beberapa kawasan lain. Dalam waktu dekat, lebih dari 100 unit di Penkase, 50 unit di Jati Regency, dan 71 unit lainnya akan diserahkan pengelolaannya kepada Perumda.
Bagi Maya L. Wila Tiro, Direktur PT Gabriel Bangun Jaya, keputusan ini bukan sekadar seremonial. Ia menegaskan bahwa penyerahan infrastruktur air kepada Perumda adalah bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.
“Air itu pada dasarnya milik negara. Jadi menurut kami, lebih baik dikelola oleh Perumda agar pengolahan air lebih maksimal, pelayanan lebih baik, dan juga bisa menambah pendapatan daerah,” kata Maya dengan nada mantap.
Ia menambahkan, langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembang lain di Kota Kupang agar pengelolaan air bersih di kawasan perumahan dapat dilakukan secara profesional, efisien, dan berkelanjutan.
“Seluruh infrastruktur yang sudah kami bangun, dari sumber air sampai ke sambungan rumah, kami serahkan sepenuhnya kepada Perumda Air Minum Kota Kupang. Harapannya pelayanan akan semakin baik dan pemerintah bisa melakukan pemeliharaan secara optimal,” imbuhnya.
Bagi warga Perumahan Bumi Naimata Indah, kolaborasi ini membawa harapan baru. Tidak hanya memastikan pasokan air bersih yang stabil, tetapi juga menjamin adanya sistem pengelolaan yang profesional dan terintegrasi dengan jaringan kota.
Dengan langkah ini, Perumda Air Minum Kota Kupang tak hanya memperluas jangkauan layanannya, tetapi juga memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kemajuan pelayanan publik bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga buah dari kemitraan yang tulus antara publik dan swasta.
Di tengah langit cerah Kupang siang itu, penandatanganan di Perumahan Bumi Naimata Indah menjadi simbol bahwa ketika sektor swasta dan pemerintah berjalan seirama, pelayanan publik dapat tumbuh sejuk, menyegarkan, dan berkelanjutan seperti aliran air yang tak pernah berhenti. ***






