Kota Kupang Siap Sukseskan IPACS 2025, Tampilkan Drone Show Perdana di NTT

oleh -380 Dilihat
Menteri Kebudayaan RI dan Wali Kota Kupang. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang memastikan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025, ajang budaya berskala internasional yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 11–13 November 2025.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Pelt, menyampaikan hal tersebut seusai rapat koordinasi lengkap lingkup Pemerintah Kota Kupang di ruang kerjanya. Menurutnya, Kota Kupang telah ditetapkan sebagai lokus kegiatan IPACS, sementara NTT menjadi tuan rumah utama penyelenggaraan forum budaya internasional ini.

“NTT didapuk sebagai tuan rumah dan Kota Kupang sebagai lokusnya. Atas arahan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, kami pastikan seluruh jajaran Pemkot Kupang siap berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan kelancaran kegiatan ini,” ujar Jeffry.

Menariknya, untuk memeriahkan momentum tersebut, Pemerintah Kota Kupang bersama panitia pusat akan menampilkan pertunjukan drone show festival, yang menjadi tontonan perdana di NTT.

“Untuk pertama kalinya drone festival hadir di Kota Kupang dan bahkan di NTT. Masyarakat dapat menyaksikannya langsung di Pantai Lasiana pada Rabu, 12 November 2025 pukul 20.30 WITA. Ini akan menjadi hiburan menarik bagi para tamu undangan dan masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan RI melalui rilis media pada 6 November 2025 telah mengumumkan penyelenggaraan IPACS 2025 dengan mengusung tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom”. Forum ini bertujuan mempertemukan pemimpin budaya, seniman, akademisi, serta perwakilan negara-negara Pasifik untuk memperkuat jejaring lintas-budaya dan mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan Pasifik.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa IPACS merupakan langkah strategis dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.

“IPACS adalah platform penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperkuat soft diplomacy kita dengan negara-negara Pasifik. Kegiatan ini mencakup dialog budaya, pameran kerajinan tradisional, hingga pertunjukan kolaboratif yang menyoroti kekayaan budaya kawasan,” ungkapnya dalam taklimat media di Museum Nasional Indonesia.

Sebanyak 17 negara kawasan Pasifik diundang untuk berpartisipasi dalam forum ini, dan 12 negara telah mengonfirmasi kehadirannya. Selain pertemuan tingkat menteri, IPACS 2025 juga akan menampilkan Pameran Besar Pemajuan Kebudayaan Indonesia di Kawasan Timur, residensi budaya, dan pertunjukan hasil kolaborasi seniman lintas-negara.

Melalui IPACS 2025, Pemerintah Indonesia berharap dapat melahirkan dokumen rekomendasi kebijakan budaya antar-menteri negara-negara Pasifik, memperkuat jejaring residensi budaya permanen, serta memacu industri kreatif lokal berbasis budaya.

Bagi Kota Kupang sendiri, ajang ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi budaya dan keramahtamahan masyarakat NTT di mata dunia.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tamu yang datang akan merasakan kehangatan masyarakat Kupang dan keindahan budaya NTT. Ini bukan sekadar acara, tapi kebanggaan bersama,” tutup Sekda Jeffry Pelt.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh masyarakat, Kota Kupang siap menjadi panggung utama diplomasi budaya Indonesia dan Pasifik — menandai babak baru perjalanan NTT di kancah budaya internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.